Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Simak Tips Berinvestasi meski Gaji Masih UMR, Bisa Dimulai dengan Rp 5 Ribu

Jangan salah, jika dilakukan dengan komitmen kuat untuk terus menyisihkan penghasilan uang receh mulai dari Rp 5.000 pun bisa dipakai berinvestasi

Tribunnews
Ilustrasi Investasi - 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Investasi tak harus bermodal besar.

Asalkan ada komitmen untuk menyisihkan uang dari penghasilan secara rutin, siapa pun bisa berinvestasi untuk masa depan.

Saat ini, sudah banyak sekali instrumen investasi yang tak butuh modal besar.

Dengan upah minimum regional atau UMR, atau bahkan sisa uang saku bulanan mahasiswa, masih sangat cukup untuk bisa terjun ke dunia investasi.

Jangan salah, jika dilakukan dengan komitmen kuat untuk terus menyisihkan penghasilan per harinya, uang receh mulai dari Rp 5.000 sekalipun bisa dipakai untuk berinvestasi.

Segera Tukarkan Suket Anda, Disdukcapil Denpasar Sudah Terima 77 Ribu Blanko E-KTP

Sembilan Ibu PKK Berkompetisi Nyatua di Peringatan Bulan Bahasa Bali 2020

6 Properti Mewah yang Digunakan di Film Korea Parasite, Meja Hingga Bak Sampah Seharga Ratusan Juta

Selain itu, beragamnya instrumen investasi saat sekarang juga semakin memudahkan investor pemula.

Jika sudah memiliki tekad yang kuat berinvestasi, berikut beberapa sarana investasi menguntungkan dan mudah buat para investor bermodal kecil.

Investasi reksadana

Investasi reksadana semakin diminati, khususnya bagi para milenial yang masih dalam kategori investor pemula.

Selain tak butuh nominal besar, risikonya juga relatif lebih kecil.

Pembelian reksadana juga semakin mudah. Banyak produk reksadana bisa dibeli lewat online dengan harga mulai dari Rp 10.000 saja.

Budayakan Bahasa Ibu Sejak Dini, Dalam Bulan Bahasa Bali Digelar Lomba Nyurat Lontar

Adakan Wimbakara Nyurat Aksara Bali, Budayakan Bahasa Ibu Sejak Dini

Puluhan Pekerja Asal Bali Berada di Diamond Princess, KPI Minta Manning Agencies Lapor ke Disnaker

Reksadana ialah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor).

Dana yang telah terkumpul tersebut, nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi atau MI ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi atau deposito.

Kendati uang yang diinvestasikan dipercayakan kepada MI, tak serta merta investor mempercayakan sepenuhnya duit mereka pada MI.

Reputasi MI sendiri sangat bergantung pada kinerja reksadana yang dikelolanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved