Peringati HUT ke-232 Denpasar, Ini Rekayasa Lalulintas di Kawasan Lumintang Denpasar

Dinas Perhubungan Kota Denpasar melakukan rekayasa arus lalulintas di kawasan Lumintang Denpasar, Bali.

Peringati HUT ke-232 Denpasar, Ini Rekayasa Lalulintas di Kawasan Lumintang Denpasar
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Kondisi lalulintas di sekitaran Lapangan Lumintang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka HUT ke-232 Kota Denpasar, Dinas Perhubungan Kota Denpasar melakukan rekayasa arus lalulintas di kawasan Lumintang Denpasar, Bali

Hal ini dikarenakan beberapa ruas jalan ditutup dikarenakan dilaksanakan pameran Gelar Inovasi Pelayanan Pubik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan ada beberapa ruas jalan dilakukan penutupan lantaran digunakan untuk sementara sebagai stan pameran pelayanan publik yang berlangsung mulai 27 Februari hingga 2 Maret 2020 mendatang.

"Rekayasa dimulai dari tanggal 24 Pebruari dari pukul 19.00 sampai dengan 2 Maret 2020. Tanggal 3 Maret lalu lintas sudah diberlakukan seperti biasa," kata Sriawan, Rabu (26/2/2020).

Menteri Keuangan Keluarkan Kebijakan Bebaskan Pajak dan Restoran di 10 Daerah Ini, Termasuk Bali

1.403 WNI Ada di Daegu Kota Terparah Corona di Korsel, Semua Aman, Ini Kata KBRI Seoul

Ashraf Sinclair Meninggal, Rossa Temani BCL Hampir Tiap Hari Berat Melihat Sahabat Sedih

Adapun ruas jalan yang ditutup yakni Jalan Mulawarman, utamanya yang melintas di depan Graha Sewaka Dharma dan Taman Kota Lumintang.

Jalan Kahuripan hanya berlaku bagi kendaraan dari arah utara, Jalan Daha hanya berlaku bagi kendaraan dari arah selatan.

Sehingga pihaknya mengimbau masyarakat untuk memaklumi serta mencari jalur alternatif guna menghindari terjadinya penumpukan kendaraan.

"Untuk itu semua pihak kami mohon permakluman serta mengetahui jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan," kata Sriawan.

Pihaknya menambahkan, untuk menunjang kelancaran pelaksanaan Gelar Inovasi Pelayanan Publik ini turut disediakan beberapa kantong parkir.

Seperti halnya parkir utama di Gedung Graha Sewaka Dharma dan basement Balai Dharmanegara Alaya.

"Demi kelancaran lalu lintas dan jalanya seluruh rangkaian acara kami imbau kepada masyarakat untuk mentaati rambu lalu lintas serta arahan dari petugas Dishub di lapangan," imbuhnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved