Corona di Indonesia
Harga Masker di Kota Denpasar Melonjak Naik Menjadi 150 Ribu
Harga masker di Denpasar meningkat 600 persen, dari semula Rp 25 ribu menjadi Rp 150.000,-/box.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dampak dari Virus Corona membuat ketersediaan masker khususnya di Kota Denpasar semakin langka.
Setelah Tribun Bali melakukan survei ke sejumlah toko dan apotek yang biasanya berjualan masker, didapatkan stok masker sudah habis terjual.
Seperti pada salah satu apotek yang berada di Kota Denpasar.
Salah satu karyawan apotek tersebut, Gung Bintang (23), mengatakan stok masker sudah habis sejak pertengahan bulan Januari lalu.
• Kisah Kamar Keramat di Hotel Grand Inna Bali Beach, Tetap Utuh Meski Kamar Lain Terbakar Hebat
• Dampak Hujan Lebat di Kabupaten Gianyar, Satu Tewas dan Jalan Putus
• Gol Tak Kunjung Tercipta, Laga Kontra Persita Tangerang Bukan Hasil yang Bali United Inginkan
“Sudah order ke distributor, tapi gak pernah kebagian sampai sekarang. Untuk hand sanitizer -nya juga sudah habis belum order lagi,” kata, Gung Bintang.
Sedangkan kondisi yang berbeda dialami oleh salah satu toko yang menjual alat-alat kesehatan di Kota Denpasar.
Saat dikunjungi Tribun Bali, Tri marketing di salah satu toko alat-alat kesehatan di Kota Denpasar tersebut mengatakan, masker sudah habis terjual sejak pagi tadi dan akan ada stok besok pagi lagi.
Toko alat-alat kesehatan ini biasanya menyetok 20 box masker perhari.
• Pemprov Bali Mutasi 12 Kepala Sekolah, Kadisdikpora Sebut Sudah Berdasarkan Evaluasi
• Gianyar Raih Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Tertinggi Kab/Kota Se-Indonesia
• Kenali Gejala Terjangkit Virus Corona, Ini Rekomendasi WHO
“Kami membatasi orang-orang yang akan membeli masker, minimal 1 orang hanya boleh membeli 1 box masker. Kebijakan ini kami lakukan agar, masker bisa sampai kepada pihak yang benar-benar membutuhkan seperti rumah sakit, atau praktisi-praktisi kesehatan,” ujar Tri, Senin (2/3/2020).
Harga masker meningkat 600 persen, dari semula Rp 25 ribu menjadi Rp 150.000,-/box.
Sedangkan untuk ketersediaan masker N 95 dan hand sanitizer untuk saat ini masih tersedia.
Tri, juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tidak berbondong-bondong datang untuk mencari masker.
Sehingga pendistribusian masker benar-benar sampai ke pihak yang membutuhkan.
Ia juga menganjurkan, agar melakukan self protection dengan mulai rajin mencuci tangan serta menggunakan hand sanitizer. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/masker_20150710_163211.jpg)