Waspada, Ini Kelompok yang Paling Rentan Jika Tertular Virus Corona
Virus corona atau Covid-19 infeksinya paling berbahaya jika menyerang orang yang berumur.
Dalam artikel di New York Times, beberapa pakar menyebutkan pria China lebih beresiko tertular karena mereka adalah perokok.
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 47.6 persen pria di China merokok, jauh lebih besar dibanding perokok perempuan yang hanya 1.8 persen.
Daya tahan tubuh Secara umum perempuan juga memiliki daya tahan tubuh lebih baik dibanding kaum adam.
“Orang yang memiliki gangguan jantung, diabetes, atau penyakit paru seperti COPD juga paling rentan mengalami komplikasi dan kematian akibat infeksi Covid-19,” kata direktur Divisi Penyakit Menular di Universitas Alabama, AS, Jeanne Marrazzo.
Ia membandingkan Covid-19 dengan virus pneumonia, yang cenderung memberi dampak paling buruk pada orang yang kekebalan tubuhnya sudah rendah.
Kasus penularan pada ibu hamil yang dilaporkan memang sangat kecil.
Salah satu penelitian terbaru yang dimuat di jurnal The Lancet menemukan ada 9 orang ibu hamil yang terinfeksi namun virusnya tidak ditransfer ke janinnya.
“Jumlah bayi dan anak kecil yang meninggal sangat kecil jika dibandingkan dengan orang yang terpapar,” kata Mina.
Para ilmuwan juga belum memahami mengapa anak-anak seolah terlindungi dari virus ini walau mereka seringkali jadi pembawa penyakit.
Ada kemungkinan tubuh anak-anak lebih baik dalam menghadapi efek virus ini atau mereka telah memiliki imunitas sebelumnya dari ibu.
Kelompok lain yang paling beresiko adalah tenaga kesehatan.
Setidaknya 1.700 orang terinfeksi saat menangani pasien di China, terutama di lokasi awal wabah ini yaitu provinsi Hubei.
Secara umum, hampir 15 persen kasus infeksi pada tenaga kesehatan tergolong berat bahkan kritikal.
Sebanyak 5 orang meninggal, termasuk Li Wenliang, dokter berusia 34 tahun yang sejak awal mencoba memperingati bahaya virus ini.
Penelitian yang dipublikasikan di The Journal of the American Medical Association yang meneliti 45.000 kasus di China menemukan bahwa 80 persen kasus yang dilaporkan tergolong ringan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/simulasi-penanganan-virus-corona-rs-sanglah.jpg)