Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kenali Gejala-gejala Kanker Ovarium Pada Wanita, Begini Cara Pengobatannya

Kanker ovarium adalah bentuk kanker keenam yang paling umum di antara wanita, Gejala yang paling umum dari kanker ovarium termasuk perut bengkak,

kompas.com
Ilustrasi wanita yang mengalami nyeri 

TRIBUN-BALI.COM - Kanker merupakan satu diantara penyakit yang paling ditakuti banyak orang.

Penyakit ini dapat muncul tiba-tiba tanpa kita sadari.

Pria, wanita, anak-anak hingga para orang tua bisa menderita penyakit tersebut.

Satu diantara cara untuk mencegahnya ialah menerapkan pola hidup sehat.

Bermimpi Diputusin Pacar? Justru Ini Pertanda Anda Siap Untuk Menikah

Saipul Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi Saat Berusaha Kabur

Duel Big Match Persija Jakarta vs Persebaya Berpotensi Tanpa Penonton, Riko Simanjuntak Percaya Diri

Bulan Maret diperingati sebagai bulan kesadaran akan kanker ovarium, di mana setiap orang berupaya meningkatkan kesadaran mengenai penyakit tersebut.

Kanker ovarium adalah bentuk kanker keenam yang paling umum di antara wanita.

Cancer Research menyatakan, penyakit ini bertanggung jawab atas empat persen dari seluruh kasus kanker baru bagi pasien wanita di Inggris pada tahun 2016.

"Kanker ovarium terjadi ketika sel-sel abnormal di ovarium mulai berkembang biak, menciptakan tumor," demikian menurut organisasi Ovarian Cancer Action.

"Jika tumornya ganas itu berarti kanker, dan apabila dibiarkan tidak diperiksa, dapat tumbuh dan menyebar ke bagian lain tubuh."

Ovarium adalah kelenjar reproduksi tanpa saluran di dalam sistem reproduksi wanita.

Kelenjar tersebut bertanggung jawab memproduksi dan menyimpan telur, selain memproduksi dan melepaskan hormon seks progesteron dan estrogen.

Ovarian Cancer Action menjelaskan, ada tiga bentuk tumor ovarium.

Yaitu epitel, sel germinal, dan stroma tali pusat.

"Sekitar 90 persen tumor kanker ovarium adalah epitel, yang mayoritas dikenal sebagai kanker ovarium epitel serius," kata organisasi tersebut.

"Tumor ini paling sering terjadi pada wanita berusia antara 40 hingga 60 tahun."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved