Alasan Teknis dan Virus Corona, 14 Kapal Pesiar Mewah Batalkan Perjalanan ke Bali
Data tercatat hingga bulan April 2020 dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Benoa menyebutkan terdapat 30 Kapal Pesiar aka
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Data tercatat hingga bulan April 2020 dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Benoa menyebutkan terdapat 30 Kapal Pesiar akan sandar.
Namun karena mewabahnya Virus Corona (COVID-19) di Wuhan Hubei China dan beberapa alasan lainnya mereka membatalkan rencana perjalanannya ke Pulau Dewata.
“Data awal sekitar 30 kapal sudah harus bersandar dari data pembatalan kunjungan Kapal Cruise sampai bulan Maret, 14 kapal cruise yang membatalkan kunjungan dan sudah 16 kapal bersandar."
"Pembatalan bervariasai teknis dan operasional kapal,” jelas Kepala KSOP Kelas II Benoa Agustinus Maun, Senin (9/3/2020).
• Pemerintah Tambah 4 Hari Libur dan Cuti Bersama, Ada 24 Hari Libur di 2020
• Pariwisata Harus Berorientasi pada Devisa, Ketua GIPI Bali: Saya Juga Capek Bahas Corona
• Ayip Budiman Pendiri Rumah Sanur Creative Hub Tutup Usia
Ia menambahkan saat ini ada satu kapal yakni Colombus dari Darwin pukul 06.00 WITA pagi tadi yang harusnya sandar ke dermaga Pelabuhan Benoa namun belum.
Mereka (Colombus) membawa 1.008 penumpang dan kurang lebih 662 kru atau ABK.
"Tentunya semua kapal pesiar yang akan sandar harus menjalani SIP sama seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa International Maritime Organization atauIMO dan WHO memiliki standar lewat Kementerian Perhubungan untuk menerapkan prosedur ketika terjadi wabah penyakit menular secara global."
• Aktor Adrian Grenier Bersihkan Sampah di Pantai Uluwatu, Bali, Ini Pesannya
• Atasi Dampak Virus Corona, OJK Berikan Relaksasi
• Terbaru Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2020, Ada Tambahan 4 Hari
“Kapal asing yang masuk tidak diizinkan langsung masuk (sandar dermaga) sebelum melakukan pemeriksaan yang dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan di zona karantina jaraknya 2 mil dari pelabuhan dan prosedur ini semua diterapkan kepada kapal asing,” imbuh Agustinus.
Data kunjungan selama tahun 2019 lalu, tercatat ada sebanyak 85 kapal pesiar yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Benoa.
Sementara untuk tahun 2020 ini direncakanan lebih dari 85 kunjungan kapal pesiar akan bersandar di Pelabuhan Benoa.(*)