Sukses Lawan Virus Corona, Singapura Bagikan 5 Jurus Ampuh Hadapi Covid-19
Dari 160 pasien virus corona, belum ada satu pun yang meninggal dunia. Singapura membagikan jurus ampuh melawan Covid-19
Karantina juga diterapkan khusus bagi warga yang baru datang dari Hubei, baik itu pendatang maupun warga negara Singapura, dan baik itu baru tiba dari Hubei atau yang punya riwayat perjalanan ke Hubei.
Mereka dikarantina di sebuah tempat yang disediakan pemerintah, dan tidak diperbolehkan melakukan kontak dengan orang lain.
Jika melanggar, akan ada hukumannya.
Sejak 18 Februari 2020, Public Health Preparedness Clinics (PHPCs) semakin aktif merawat pasien dengan gejala pernapasan seperti demam, batuk, radang tenggorokan dan pilek.
PHPCs juga memberi subsidi khusus untuk warga Singapura dan penduduk permanen yang mengalami infeksi saluran pernapasan.
Subsidi ini juga berlaku di poliklinik.
4. Pencegahan 'kasus impor'
Sejak 23 Januari 2020 semua penerbangan dari Wuhan ditangguhkan, dan beberapa penerbangan dari China ke Singapura juga ditunda atau dibatalkan.
Seluruh penerbangan dari Singapura ke Hubei juga ditangguhkan, sedangkan rute ke China ditangguhkan untuk beberapa penerbangan yang tidak mendesak.
Untuk negara-negara lainnya yang ditangguhkan adalah penerbangan ke Iran, Italia Utara, Jepang, dan Korea.
Sementara itu di bandara, petugas melakukan pemantauan suhu tubuh ke semua penumpang yang tiba di Singapura.
Petugas medis pun berjaga jika ada penumpang yang diduga terjangkit virus corona.
Jika itu terjadi, mereka akan langsung dites yang memakan waktu 3-6 jam.
Selama itu pasien diimbau untuk meminimalkan kontak dengan orang lain.
Apabila hasilnya negatif mereka dipersilakan melanjutkan perjalanan, dan jika hasilnya positif akan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-dokter-medis.jpg)