Corona di Indonesia

3 Hari Terakhir Kedatangan Wisman di Bandara I Gusti Ngurah Rai Turun Hingga 20 Persen

Kasus 25 WNA yang positif terjangkit virus corona berdampak pada kunjungan wisman melalui Bandara di Bali

Tribun Bali/Rizal Fanany
CEK SUHU - Penumpang yang tiba di terminal domestik dicek satu per satu suhu tubuhnya oleh petugas di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kasus 25 WNA yang positif terjangkit virus corona (COVID-19), kemudian satu orang yang meninggal dunia di Bali, berdampak pada kunjungan wisman melalui Bandara.

Dimana kini kedatangan penumpang di terminal Internasional per hari rata-rata turun mencapai 20 persen dibandingkan periode yang sama di Tahun lalu.

"Kalau melihat dari story sejak adanya pemberitaan bahwa ada pasien WNA yang meninggal di Bali. Mulai 10 hingga tanggal 12 rata-rata dibandingkan dengan Tahun lalu kita mengalami penurunan hingga 20 persen," ungkap Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim, Jumat (13/3/2020).

Dimana di Tahun lalu di kedatangan Internasional berada di kisaran 13 ribu sampai 15 ribu penumpang.

Maling Gasak Daun Gamelan Banjar Seronggo Kaja Gianyar

Cegah Penyebaran Corvid-19, Dinkes Klungkung Cek Suhu Pengunjung di Tiga Pintu Masuk Nusa Penida

WIKI BALI - Berkenalan dengan Kelurahan Panjer di Denpasar

Namun untuk di periode yang sama di Tahun 2020 itu di angka 11 hingga 10 ribu penumpang per hari tanggal 10 sampai 13 Maret 2020. 

"Itu arrival internasional dan domestik. Tapi untuk angka 20 persen penurunan tadi itu untuk arrival internasional," tegasnya.

Namun saat ini pergerakan penumpang di terminal kedatangan domestik cukup bagus jika dibanding Tahun lalu.

"Kedatangan domestik saat ini 11 sampai 12 ribu, kalau Tahun lalu hanya 10 sampai 11 ribu penumpang," tambahnya.

Kalau domestik memang fase awal Tahun 2019 yang lalu ada isu harga tiket mahal.

Tapi saat ini untuk rute domestik dengan adanya insentif pemerintah itu penurunan domestik sudah mulai berkurang. 

"Kalau kemarin melihat dari Tahun lalu domestik itu turun minus 12 persen, tapi untuk awal Tahun hingga awal Maret sekarang sudah berangsur membaik menjadi minus 5 persen dari 12 persen Tahun lalu,"  jelas Arie.

Saat disinggung kedatangan wisman di bulan Februari kemarin di dominasi oleh warga negara mana atau dari negara mana paling banyak ke Bali melalui Bandar Udara? 

Arie belum dapat memastikannya namun diperkirakan Australia menjadi penyumbang tertinggi kunjungan wisman melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.

"Kedatangan penumpang ke Bali melalui Bandar Udara diperkirakan di dominasi WN asal Australia untuk awal Tahun ini. Tahun 2019 lalu urutan pertama yakni WN awal China," jelasnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved