Sponsored Content
Dewan Apresiasi Langkah Dishub Bangli Kembali Berdayakan Angkutan Pelajar
Dinas Perhubungan Bangli berencana kembali mengaktifkan angkutan bagi para pelajar di Bangli, untuk keselamatan,sebab tingkat kecelakaan cukup banyak
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Dinas Perhubungan Bangli berencana kembali mengaktifkan angkutan bagi para pelajar di Bangli, Bali.
Dalam pelaksanaannya, pihak dishub juga berencana memanfaatkan angkutan kota maupun desa dengan cara kerja sama.
Hal ini terungkap dalam rapat kerja antara Komisi I DPRD Bangli bersama Dinas Perhubungan, Jumat (13/3/2020).
Kepala Dishub Bangli, I Gede Redika mengatakan satu diantara alasan pihaknya menyediakan angkutan pelajar, lantaran diketahui banyak pelajar dibawah umur yang mengendarai sepeda motor.
• Wardani Sulit Deteksi Angka Pengangguran di Bangli
• Pelatih Bali United Teco Keluhkan Jadwal Padat, 3 Faktor Penyebab Dibantai 4-0 Ceres Negros
• Di Tengah Wabah Virus Corona, Bali United Pilih Gelar Latihan Tertutup Jelang Lawan Madura United
Disamping juga alasan keselamatan, sebab tingkat kecelakaan yang dialami pelajar cukup banyak.
“Angkutan pelajar ini diatur dalam undang-undang sehingga wajib disediakan oleh pemerintah,” ujarnya.
Mengenai prosesnya, Redika mengaku telah melakukan kajian.
Hingga kini pihaknya masih mendetailkan pendataan di Disdikpora, kaitannya dengan asal dan tujuan dari masing-masing siswa.
“Dari data ini selanjutnya bisa dipetakan dimana saja sebaran siswa itu. Artinya kita pendataan dulu, memvalidasi, lalu kita elaborasikan dengan data dan potensi, dan selanjutnya kita sediakan model angkutannya,” ungkapnya.
Redika mengatakan angkutan pelajar ini menyasar siswa tingkat SD dan SMP.
Angkutan pelajar hanya melayani tiga kecamatan, yakni Susut, Bangli, dan Tembuku.
Sebab untuk kecamatan Kintamani, Redika mengatakan sudah mendapat pelayanan melalui angkutan perintis.
“Angkutan ini juga melayani siswa. Terbukti para pelajar yang ada di Songan, Terunyan, Kedisan, yang bersekolah di wilayah Bayunggede bisa terlayani,” ucapnya.
Kadis asal Desa Batur, Kintamani itu tidak memungkiri sejatinya pihak kementerian mau membantu dengan pengadaan bus sekolah.
Hanya saja pihaknya lebih memilih untuk memberdayakan sejumlah angkutan umum yang telah eksis, ketimbang melakukan pengadaan baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-rapat-kerja-komisi-i-dprd-bangli-dengan-dinas-perhubungan-bangli.jpg)