Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bagaimana Menjawab Pertanyaan Jebakan HRD "Kenapa Kami Harus Menerima Anda?"

Meski pertanyaannya terlihat sepele, proses ini bisa sangat menentukan apakah pelamar bisa diproses ke tahapan selanjutnya.

net
Ilustrasi wawancara kerja 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Saat wawancara kerja atau interview, pelamar kerja harus siap menjawab setiap pertanyaan yang diajukan HRD maupun user.

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan, bahkan menyiratkan jebakan, yaitu "Kenapa kita harus menerima Anda?".

Pelamar kerja harus berhati-hati menjawab pertanyaan yang dilontarkan pewawancara itu.

Tak sedikit pelamar yang jawabannya dianggap HRD kurang tepat, sehingga akhirnya tak diloloskan ke tahapan selanjutnya.

Lantas, bagaimana kiat menjawab pertanyaan "Kenapa Anda harus dipertimbangkan?"

Ini Tanda-tanda Anda Tidak Bugar, Merasa Selalu Lelah Hingga Kehabisan Nafas Saat Naik Tangga

Apa Itu Suspect, ODP, PDP, Suspect hingga Lockdown? Berikut Istilah Terkait Corona dan Artinya

Mimpi Merayakan Ulang Tahun Sendirian Pertanda Kesehatan Memburuk, Menerima Kado Jadi Pertanda Baik

Pakar Career Development Audi Lumbantoruan mengatakan, pertanyaan seberapa layak pelamar kerja bisa diterima perusahaan memang jadi pertanyaan yang umum ditanyakan HRD, namun terkadang banyak yang jawabannya mengambang dan membuat kesan negatif si pelamar.

"Pertanyaan itu muncul karena perusahaan perlu mencari orang paling pintar atau paling jago dari sekian pelamar yang kompetensinya sebenarnya tak jauh berbeda," jelas Audi dilansir dari Kompas.com, Jumat (13/3/2020).

Menurut dia, jawaban paling pas menjawab pertanyaan tersebut yakni dengan memaparkan pengalaman bekerja sebaik mungkin kepada pewawancara, khususnya pencapaian kerja yang kaitannya dengan pekerjaan yang dilamar.

Selain Friendship Goals, Hal Ini Jadi Alasan Drama Korea Itaewon Class Wajib Ditonton

Areal Publik Puspem Badung Disemprotkan Disinfektan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

10 Langkah Sederhana Mencegah Penyakit Jantung

"Pertama jawabannya kembali pada diri sendiri, yakni pengalaman. Pelamar bisa katakan, saya punya pengalaman yang cocok di posisi yang ditawarkan. Sebutkan pencapaian-pencapaian yang sudah dilakukan selama ini," ujar Audi yang juga Head of People and Organization Capability Development Division Siloam Hospital ini.

"Kedua, beri jawaban kalau tantangan di perusahaan ini sesuai dengan jam terbang saya di perusahaan sebelumnya. Di mana banyak tantangan dan tugas-tugas pekerjaan yang dilamar memang sesuai," tambahnya.

Ketiga, lanjut dia, pelamar bisa menjabarkan dari sisi kualifikasi dan latar belakang pendidikan pelamar cocok dengan posisi yang dilamar.

Jawaban ini pula yang ideal dipakai pelamar fresh graduate untuk menjawab pertanyaan seberapa layak dipertimbangkan di perusahaan.

Antisipasi Corona, Sekolah di Denpasar Lakukan Home Learning Hingga 31 Maret 2020

Berharap Lancar dan Berkah, Coconightman Rilis Album Mohon Doa Restu

Tentu, dengan menjabarkan sejumlah pencapaian terkait selama masa kuliahnya.

"Saya memiliki latar pendidikan pendidikan yang layak dengan kualifikasi yang dicari. Jawaban-jawaban itu yang bisa meyakinkan interviewer mempertimbangkan kandidat," ungkap Audi.

Meski pertanyaannya terlihat sepele, proses ini bisa sangat menentukan apakah pelamar bisa diproses ke tahapan selanjutnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved