Corona di Indonesia
Dicurigai Terpapar Virus Corona, WNA Belanda Berusia 77 Tahun Masuk Ruang Isolasi RSUD Buleleng
WNA Belanda diisolasi di RSUD Buleleng karena mengeluh batuk, flu dan demam
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Irma Budiarti
"WNA itu datang sendiri ke rumah sakit. Tidak ada keluarganya," terang Wiarnata.
Sementara Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, pihaknya akan segera melacak orang-orang yang sempat berinteraksi dengan sang WNA, termasuk hotel tempat ia menginap.
• Dua Bulan 264 Kasus DBD di Gianyar, Dinkes Minta Jumantik & Masyarakat Aktif Berantas Sarang Nyamuk
• Dewan dan OPD Jembrana Akan Bahas Rencana Libur Sekolah Cegah Penyebaran Virus Corona
"Petugas dari Dinas Kesehatan sedang menelusuri. Walaupun belum dapat dipastikan WNA itu benar terkena virus corona atau tidak, namun yang pernah kontak dengan WNA itu harus diawasi dan didata semua. Hotelnya juga nanti akan kami semprot disinfektan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berusia 25 tahun, saat ini sedang dalam pengawasan di ruang isolasi RSUD Buleleng.
Pasien asal Kecamatan Gerokgak, Buleleng itu, dicurigai terpapar virus corona, dengan keluhan batuk, flu, demam serta mengalami radang paru-paru.
Pasien diterima RSUD Buleleng Jumat malam kemarin, sekira pukul 23.30 Wita.
Pasien yang identitasnya dirahasiakan itu, mulanya dirujuk dokter spesialis paru ke RSUD Buleleng, sebab berdasarkan hasil rontgen, pasien itu mengalami radang paru-paru.
Berdasarkan keterangan dari pasien itu sendiri, sakit flu, batuk disertai demam, ia rasakan sejak dua minggu belakangan ini.
Pasien juga mengaku sempat bekerja di Italia, dan baru pulang ke Buleleng pada 20 Februari 2020.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rsud-buleleng-buleleng-bali.jpg)