Sponsored Content

BPOM RI Tumbuhkan Semangat Entrepreneurship Millenials di Bali Lewat Usaha Natural Kosmetik

BPOM RI menyelenggarakan kegiatan bincang-bincang seputar entrepreneur dan eksportir natural kosmetik Bali

Dok. BPOM RI
Kemeriahan acara bincang-bincang seputar entrepreneur dan eksportir natural kosmetik di Colony Creative Hub, Plaza Renon Lantai 3, Kota Denpasar, Bali, pada Jumat (6/3/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan bincang-bincang seputar entrepreneur dan eksportir natural kosmetik Bali.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber profesional, praktisi, dan pemerhati kosmetik itu digelar di Colony Creative Hub, Plaza Renon Lantai 3, Kota Denpasar, Bali, Jumat (6/3/2020).

Pada kesempatan itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Dr. Penny K. Lukito, MCP., mengatakan, sejauh ini sudah ada lebih dari 50% industri kosmetik di Provinsi Bali yang sudah mengekspor produknya ke berbagai negara.

"Kegiatan ini dirancang untuk dapat memberi pemahaman yang utuh kepada para entrepreneur millenials, dengan melibatkan para profesional, praktisi dan pengamat bisnis kosmetik," kata Penny.

Akses Gili di Lombok Yang Langsung dari Bali Ditutup, Gubernur NTB: Bali Daerah Terpapar Covid-19

Kamu Sedang Cemas ? Cobalah 10 Cara Mengatasi Kecemasan Ini

Orang Lebih Mudah Terpapar Corona Saat Tidur, Benarkah?

Penny mengatakan BPOM menginisiasi kegiatan yang "bergizi" bagi para enterpreneur millenials bertujuan memberikan wawasan pengetahuan dan motivasi untuk membangun bisnis kosmetik.

"Termasuk bagi UMKM existing yang ingin mengembangkan bisnisnya hingga ke mancanegara," katanya.

Adapun topik yang dibahas seputar Natural Cosmetics Bali, meliputi potensi dan trend, regulasi dan dukungan peningkatan daya saing.

"Kita berikan kiat-kiat menumbuhkan dan mengembangkan bisnis, peluang ekspor dan prospek, ketentuan ekspor dan dukungan pemerintah hingga kiat membangun jaringan pemasaran di Mancanegara," jelasnya.

Penny menjelaskan, kosmetik, terutama yang berkaitan dengan produksinya merupakan salah satu bidang usaha yang saat ini banyak diminati oleh para entrepreneur millenials.

"Apa buktinya? hingga saat ini pertumbuhan jumlah pelaku usaha kosmetik di Indonesia makin signifikan, dan sebagian besar merupakan UMKM," ujar dia.

Kecenderungan UMKM kosmetik saat ini, kata Penny, sesuai dengan permintaan pasar, yakni produksi kosmetik berbasis bahan baku alam

"Atau dikenal dengan natural cosmetics. Kami ingin mengembangkan cosmopreneur, mulai dari start small, grow up and go global," terang dia.

Menurutnya, peluang natural cosmetics inilah yang harus ditangkap oleh pelaku startup UMKM, yang diinisiasi oleh entrepreneur millennial, terutama yang ada di Provinsi Bali.

"Harapannya pemahaman para startup millenial terhadap natural cosmetics semakin meningkat," tutup Penny (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved