Corona di Bali

Koster Terbitkan Surat Imbauan Larang Warga Bali Keluar Rumah, Waspadai Penyebaran Covid-19

Gubernur Bali, Wayan Koster mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh masyarakat Bali, agar masyarakat Bali tidak keluar rumah pada 26 Maret 2020

Koster Terbitkan Surat Imbauan Larang Warga Bali Keluar Rumah, Waspadai Penyebaran Covid-19
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh masyarakat Bali.

Surat imbauan yang dikeluarkan dengan nomor 45/Satgascovid19/III/2020 diterbitkan pada 23 Maret 2020 kemarin.

Dalam surat tersebut mengimbau agar masyarakat Bali tidak keluar rumah pada 26 Maret 2020.

"Bersama ini diimbau kepada seluruh masyarakat Bali untuk tetap berada di rumah masing-masing pada hari Kamis, 26 Maret 2020," tulis Koster dalam surat imbauannya yang diterima Tribun Bali pada Selasa (24/3/2020).

BREAKING NEWS - Beberapa Pasar di Klungkung Ditutup Saat Ngembak Geni

Gianyar Nyepi Dua Hari, Perbatasan Ditutup, Dijaga Ketat Aparat dan Pecalang

Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah Jadi 686 Orang,Hari ini Bertambah 107 Orang

Koster menuliskan, imbauan tersebut dikeluarkan berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui pidato tanggal 15 Maret 2020 tentang penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Indonesia.

Selain itu, imbauan itu juga dikeluarkan berdasarkan maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Indham Azis Nomor Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19).

"Kita perlu memperhatikan dengan sangat sungguh-sungguh penyebaran COVID-19 di Provinsi Bali yang memperlihatkan kecenderungan semakin meningkat," tulisnya lagi.

Menurut Koster, penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat tersebut harus lebih diwaspadai dan diantisipasi agar tidak menimbulkan korban yang semakin banyak.

"Upaya pencegahan yang paling efektif adalah dengan cara membatasi aktivitas di luar rrumah dan mengurangi interaksi dengan orang lain," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved