Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ngopi Santai

Pilih Mana, Kepala Batu atau Tikam Kepala ?

Tikam kepala itu majas populer di bumi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Flores, Ini Artinya

Tayang:
Penulis: DionDBPutra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Gambar oleh Sasin Tipchai dari Pixabay
Foto ilustrasi seorang anak petani membawa lampu 

TRIBUN-BALI.COM - KEPALA menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bagian tubuh yang di atas leher pada manusia dan beberapa jenis hewan merupakan tempat otak, pusat jaringan saraf, dan beberapa pusat indra.

Dalam keriuhan pandemi Virus Corona alias Covid-19 sekarang, sekurang-kurangnya mengemuka dua tipe manusia yaitu kepala batu dan tikam kepala.

Yang pertama semua paham maksudnya.

Kalau belum ya sebaiknya buka kamus KBBI sekarang.

Nah, yang kedua perlu saya jelaskan agar tak salah paham atau salah sangka.

“Tikam kepala” bukan bermakna menikam kepala dengan suatu benda tajam semisal pisau, gunting, bayonet, tombak atau lainnya.

Tikam kepala itu majas populer di bumi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Flores, kampung halaman saya yang eksotik alamnya.

BI Mengimbau Masyarakat Gunakan Transaksi Non Tunai dan Transfer untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Ini 6 Cara Sederhana Mengatur Pengeluaran Tanpa Banyak Berkorban

Kamu Bekerja dari Rumah ? Hindari 4 Hal Ini Agar Produktif

Orang-orang di sana umumnya mengerti pesan di baliknya.

Tapi biar lebih bening benderang lagi saya kutip penjelasan guru dan mentorku, dosen senior program studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr. Marsel Robot.

Menurut Marsel Robot, frasa "tikam kepala" tergolong majas hiperbola.

Yakni melebih-lebihkan sesuatu atau menggambarkan sesuatu secara berlebihan dengan menggunakan kata-kata dramatis.

Contoh, Ibu adalah malaikat tak bersayap.

Menjelang hari raya Nyepi, harga barang pokok di Bali meroket.

Tikam kepala juga dipadankan "bekerja sangat keras" hingga kepala ke bawah, kaki ke atas.

Padanan lain, jungkir balik, berusaha sekuat tenaga agar berhasil. Contoh kalimat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved