Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini 3 Tips Mengelola Keuangan Agar Tidak Kehabisan Uang di Tengah Masa Isolasi

Apa yang perlu dilakukan untuk bisa mengelola keuangan dengan baik di tengah masa isolasi seperti sekarang? Coba Ikuti langkah ini

Gambar oleh Frantisek Krejci dari Pixabay
Foto ilustrasi uang koin di tangan seorang pria 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Indonesia mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Satu diantaranya adalah pembatasan sosial (social distancing).

Beberapa karyawan atau pegawai pun telah melakukan work from home (WFH) sejak beberapa waktu lalu.

Beberapa sekolah dan universitas juga diliburkan sementara.

Warga Tebesaya Gianyar Resah, WN Ukraina yang Baru Datang ke Bali Tiba-tiba Demam dan Sesak Napas

Tagihan Listrik Rumah Anang Hermansyah & Ashanty Fantastis, 3 Artis Lainnya Pun Serupa

Ini  Serangkaian Stimulus bagi Masyarakat  Pertahankan Daya Beli di Tengah Pandemi  Corona

Sebagian masyarakat Indonesia kini lebih banyak beraktivitas di rumah masing-masing karena anjuran pembatasan sosial (social distancing).

Ini dilakukan untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona (Covid-19).

Perubahan pola hidup ini berpotensi mengubah kebiasaan finansial seseorang.

Hal ini perlu diwaspadai, sebab beberapa aktivitas mungkin membuat Anda lebih boros.

Misalnya, dengan lebih banyak berbelanja online atau memesan makanan secara online.

Jika terjadi secara berkepanjangan, kebiasaan ini bisa membuat kondisi keuangan terancam.

Lalu, apa yang perlu dilakukan untuk bisa mengelola keuangan dengan baik di tengah masa isolasi seperti sekarang?

"Bagaimana sih mengelola gaji dan waspada di saat seperti ini, kita bisa membaginya menjadi tiga," kata Perencana Keuangan dan Co-Founder ZAP Finance, Prita H. Ghozie dalam Live Instagram bersama Psikolog Analisa Widyaningrum, Selasa (24/3/2020).

1. Living (biaya hidup)

Beberapa alokasi anggaran yang perlu dicatat ke dalam kategori ini antara lain biaya hidup utama, cicilan, zakat, kesehatan, dan belanja bulanan.

Menurut Prita, usahakan alokasi untuk kebutuhan hidup mencapai 70 persen dan lebih tinggi daripada biasanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved