Jangan Mandi Terlalu Lama, Berikut Cara Mandi yang Benar untuk Kesehatan Kuiit

Kepada The Guardian, Kathleen Suozzi, asisten profesor dermatologi di Yale School of Medicine membagikan saran agar kita tidak merusak kulit saat mand

kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Seberapa sering kita mandi, biasanya tergantung dari usia kita.

Orang tua, bayi, dan anak kecil umumnya lebih rentan terhadap kulit kering yang menyebabkan eksim, sehingga mandi setiap dua hari sekali adalah jalan terbaik.

Sedangkan untuk sebagian besar orang yang memiliki kulit relatif normal, tidak masalah mandi setiap hari, namun ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari kulit kering.

Hidrasi kulit dijamin oleh struktur dari sel-sel kulit mati di permukaan, yang terikat oleh senyawa pelembab alami.

Senyawa ini menjaga kelembaban di kulit kita dan mencegahnya menguap, tetapi sering mandi dapat menghilangkan "penghalang" ini.

Dua Bilik Disinfektan Mulai Dioperasikan di Pasar Badung

RSUP Sanglah Denpasar Sediakan Konseling Psikologi Gratis Lewat Online

Resep Dan Cara Membuat Pizza Makaroni Tanpa Oven

Kepada The Guardian, Kathleen Suozzi, asisten profesor dermatologi di Yale School of Medicine membagikan saran agar kita tidak merusak kulit saat mandi.

Untuk melindungi kelembaban, hindari mandi dengan air panas atau mandi yang sangat lama.

Setelah mandi, oleskan krim pelembab saat kulit kita masih lembab.

Itu lebih efektif menyerap ke kulit ketimbang mengoleskan pelembab setelah mengeringkan diri secara menyeluruh.

Jika kita memiliki kulit sensitif, hindari sabun yang sangat wangi atau mengandung bahan tambahan yang dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi. Pilih sabun yang cocok untuk jenis kulit kita.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved