Wiki Bali
WIKI BALI - Sejarah Hingga Pembagian Wilayah Kelurahan Sumerta Denpasar
Kelurahan Sumerta merupakan dataran rendah yang terletak pada ketinggian kurang dari 15 meter di atas permukaan laut
Penulis: Noviana Windri | Editor: Irma Budiarti
Namun dalam proses perkembangan selanjutnya terutamanya menyangkut penduduk yang semakin bertambah, maka dibentuklah banjar-banjar baru di wilayah Desa Sumerta yang semula berjumlah 21 Banjar menjadi 27 Banjar.
Dalam perkembangan selanjutnya tepatnya pada tahun 1979, karena Desa Sumerta wilayahnya begitu luas, di satu pihak dan pihak lain aparat Desa adanya sangat terbatas.
Maka dari itu tokoh-tokoh masyarakat Desa Adat Sumerta disepakati untuk mengajukan usul pemekaran Desa Adat Sumerta menjadi 4.
Yaitu Desa Sumerta (Induk), Desa Sumerta Kaja (Pemekaran), Desa Sumerta Kauh (Pemekaran), Desa Sumerta Klod (Pemekaran)
Hal tersebut dilatarbelakangi jumlah penduduk yang semakin bertambah, mempercepat proses pemberian pelayanan kepada masyarakat, adanya peningkatan status Kota Denpasar sebagai Ibu Kota Kabupaten Daerah Tingkat II Badung menjadi Kota Administratif.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor 57 tahun 1982 tertanggal 1 Juni 1982 tentang Penetapan Desa – Desa Persiapan menjadi Desa Alternatif dalam wilayah Kota Administratif Denpasar.
Dengan demikian Desa Sumerta telah resmi dimekarkan menjadi 3 yang berstatus Desa yang berstatus Kelurahan diantaranya.
- Desa Sumerta Kaja
- Desa Sumerta Kauh
- Desa Sumerta Klod
- Kelurahan Sumerta
NAMA LINGKUNGAN
- Lingkungan Abian Kapas
- Lingkungan Abian Kapas Tengah
- Lingkungan Abian Kapas Kelod
- Lingkungan Ketapian Kaja
- Lingkungan Ketapian
- Lingkungan Tanjung Bungkak I
- Lingkungan Buaji Sari
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/salah-satu-plang-jalan-di-jalan-subita-kelurahan-sumerta-denpasar-timur.jpg)