Corona di Bali

Ratusan Pekerja Pariwisata di Karangasem Dirumahkan, Hunian Hotel Hanya 10 Persen

ekerja yang dirumahkaan sebagian besar dari sektor pariwisata. Yakni pekerja yang bekerja di Hotel, Restauran, serta objek daya tarik wisata (ODTW)

Tribun Bali/Saiful Rohim
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem, I Nyoman Suradnya 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sekitar 753 pekerja di Karangasem sementara dirumahkan karena  merebaknya Covid - 19.

Pekerja yang dirumahkaan  sebagian besar dari sektor pariwisata. Yakni pekerja yang bekerja di Hotel, Restauran, serta objek daya tarik wisata (ODTW) di  Kabupaten Karangasem

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem,  I Nyoman Suradnya menjelaskan, ratusan pekerja  dirumahkan dikarenakan tingkat hunian hotel menurun. 

Kunjungan  wisatawan, terutama wisman sepi pasca merebaknya penyebaran Covid - 19 dibeberapa negara.

Kuta Selatan Badung Diguncang Gempa Bumi M 4,3 SR, Tak Berpotensi Tsunami

Umat Islam di Bali Diimbau Laksanakan Doa Bersama Pukul 18.00 Wita, Doa Ini yang Harus Dilantunkan

"Pekerja yang dirumahkan sementara sekitar 753 orang. Kemungkinan jumlah itu alami peningkatan, mengingat  kondisi priwisata masih lesu. Pengunjung sepi. Pekerja yang dirumahkan seebagian besar dari sektor pariwisata. Seperti di Candidasa," kata Nyoman Suradnya, Kamis (2/4/2020) siang.

Ditambahkan, alasaan pihak hotel serta restaurant merumahkan pegawai dikarenakan  minimnya pemasukan ke hotel.

Pemasukan yang didapat pegawai tak cukup untuk operasional hotel tiap harinya, apalagi menggaji pegawai.

Hampir sebagian perusahaan hotel & restaurant mengeluh.

Untuk pegawai hotel & restaurant  yang dirumahkan sementara diberi gaji  pokok. Ada juga beberapa pegawai yang hanya diberi gajih sekitar 50 persen.

Sebagian juga tidak dapat gaji dikarenakan keuangan perusahaan hotel & restaurant menipis.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved