Turis Lansia Asal Australia Meninggal di Ubud, Dievakuasi Satgas Covid-19 Gianyar ke RSUP Sanglah

Namun Polsek Ubud menegaskan ia meninggal tidak terkait Covid-19, tetapi akibat usia yang sudah uzur, yakni 94 tahun.

Istimewa
Evakuasi jenazah korban menggunakan protap penanganan Covid-19. Namun pihak kepolisian menegaskan kasus ini tidak terkait Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Seorang turis Australia, Pamela Gertrude Gilett meninggal di sebuah Villa Sawah Indah, di Banjar Tegalantang, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, Rabu (1/4/2020).

Namun Polsek Ubud menegaskan ia meninggal tidak terkait Covid-19, tetapi akibat usia yang sudah uzur, yakni 94 tahun.

Informasi dihimpun Tribun Bali, meskipun kepolisian menyebut kematian korban tidak terkait Covid-19.

Namun petugas ambulans yang mengevakuasi korban, tetap menggunakan protap penanganan Covid-19, yakni petugas menggunakan  Alat Pelindung Diri (APD).

Ratusan Pekerja Pariwisata di Karangasem Dirumahkan, Hunian Hotel Hanya 10 Persen

Kuta Selatan Badung Diguncang Gempa Bumi M 4,3 SR, Tak Berpotensi Tsunami

 Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Sanglah.

 Sebelum korban meninggal, ia sudah menunjukkan tanda-tanda kurang sehat, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 20.00 Wita.

Dimana saat itu, Pamela disebutkan megalami penurunan kesadaran. Dalam kondisi demikian, iapun didampingi oleh perawat home care, Ni Made Risma.

Namun kondisi korban tidak kunjung membaik, dimana penapasannya melemah, Rabu (1/4/2020) pukul 05.00 Wita.

Sekitar pukul 05.45 Wita, Risma mengubungi teman dekat korban, Holmes. Setelah itu, Risma kembali memeriksa kondisi korban, namun saat itu ia sudah tidak bernyawa.

Ia pun sempat mendatangkan dokter Clinik Ubud Care, dan korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Bersama rekan korban, Holmes, Risma lantas melaporkan kasus ini ke Mapolsek Ubud. Pihak kepolisian lantar meminta bantuan Satgas Covid-19 Gianyar, untuk membawa jenazah korban ke RSUP Sanglah.

Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja mengatakan, kasus ini tidak berkaitan dengan Covid-19. Kata dia, kasus ini murni karena sakit, diakibatkan usia korban yang sudah menginjak 94 tahun.

 Dari hasil pemeriksaan perawat pribadinya, koran sudah tinggal di vila tersebut sejak tahun 2017. Dimana sejak saat itu, korban memiliki riwayat sakit urat kejepit dan batu ginjal karena faktor umur.

“Tidak ada hubungannya dengan Covid-19, itu murni meninggal karena faktor usia. Korban sudah lama tinggal di sana, dan memiliki riwayat urat kejepit dan batu ginjal,” ujar Sudyatmaja. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved