Corona di Bali

BREAKING NEWS: Dua ODP Positif Setelah Jalani Rapid Tes Jadi PDP di Jembrana

Dua PDP itu merupakan seorang yang usai pulang dari luar negeri dan seorang lagi, usai pulang dari kawasan zona merah di daerah di Indonesia

Pixabay
Ilustrasi tes virus corona - Pemprov Bali Siapkan Screening dan Rapid Test Bagi ODP Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Dua Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang positif rapid tes saat dilaksanakan beberapa hari lalu, kini statusnya meningkat menjadi PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di ruang isolasi RSU Negara.

Dua PDP itu merupakan seorang yang usai pulang dari luar negeri dan seorang lagi, usai pulang dari kawasan zona merah di daerah di Indonesia.

Hingga saat ini, jumlah pasien ODP di Jembrana secara total ada 67 orang.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Jembrana, I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan hingga saat ini yang tercatat di pihaknya hanyalah ada 67 orang ODP, dimana dua orang dari jumlah tersebut statusnya meningkat menjadi PDP.

Ringankan Beban Anggota, Paguyuban Sopir Transportasi Padangtegal Kelod Ubud Bagikan Sembako

Pemerintah Diminta Alihkan Dana Pilkada dan Pemindahan Ibu Kota untuk Tangani Corona

ODP Virus Corona di Kota Denpasar Meningkat Jadi 137 Orang, Pemkot Berikan Peringatan Warga

Sedangkan untuk OTG (Orang Tanpa Gejala) hingga saat ini belum ditemukan.

"Yang  tercatat di Dinas Kesehatan ODP masih dalam isolasi mandiri ada 39 Orang dan 28 sudah sembuh atau isolasi mandiri di rumah. Yang ODP 39 orang sudah rapid tes di RSU Negara ada 23 orang. Nanti akan dilanjutkan lagi untuk sisanya. Dari 23 orang ada positif rapid tesnya, dua positif dan statusnya jadi PDP," ucapnya Jumat (3/4/2020).

Upaya rapid tes itu, sambungnya, adalah untuk screening atau penyaringan pemeriksaan.

Dimana ketika mendapati dua orang positif seperti kemarin itu, maka akan langsung dilakukan tes PCR di RSUP Sanglah.

 Dimana hasil ideal akan didapat pada waktu 2 sampai 7 hari setelah diambil tes PCR.

"Nah Tes PCR ini nanti yang ODP rapid tes itu terinfeksi Covid 19 atau tidak, tes PCR ini yang valid," bebernya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved