Corona di Bali

Kegiatan Pengawasan oleh Inspektorat Klungkung Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19

Sesuai kebijakan social distance yang digalakkan pemerintah, Inspektorat Klungkung mengurangi petugas yang melakukan pengawasan di lapangan.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Foto Inspektur Daerah Klungkung I Made Seger 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pandemi Covid-19, tidak membuat Inspektorat Klungkung menunda tugas pengawasannya.

Hanya saja personel Inspektorat yang melakukan pengawasan ke lapangan saat ini dibatasi maksimal hanya 4 orang.

Inspektur Daerah Klungkung, I Made Seger menjelaskan, kegiatan pengawasan oleh Inspektorat Klungkung tetap berjalan meskipun ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Hanya saja, sesuai kebijakan social distance yang digalakkan pemerintah, Inspektorat Klungkung harus mengurangi petugas yang melakukan pengawasan di lapangan.

Miliki 3 Program, Yayasan Kaki Kita Targetkan Dapat Membantu & Mencover Pasien di Bali Utara

Ini 4 Cara Mengajarkan Nilai Kebaikan Pada Anak, Dapat Bangun Kesuksesan Anak

Diperingatkan Hingga 3 Kali Tetap Tak Hiraukan Seruan Polisi, 18 Pemuda di Jakarta Ini Ditangkap

"Kami di Inspektorat Klungkung untuk pengawasan, khususnya pemeriksaan jalan terus. Tapi kami tidak libatkan banyak orang," ujar Inspektur Daerah Klungkung, I Made Seger, Minggu (5/4/2020).

Jikapun ada pengawasan yang mengharuskan tim Inspektorat untuk turun ke lapangan, jumlahnya personelnya dibatasi hanya 4 orang.

Sebelumnya, tim Inspektorat yang bertugas kelapangan bisa lebih dari 10 orang.

"Dimasa seperti ini, pengawasan lapangan biasanya sebatas meminta dokumen-dokumen. Sejauh ini, belum ada kegiatan pengawasan yang sampai terbengkalai karena pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, pihak Inspektorat Klungkung juga telah bersurat pada semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Klungkung, Bali, untuk menyampaikan jika ada pergesaran anggaran terkait Covid-19.

Apalagi ada beberapa kegiatan yang berasal dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dan BKK (Bantuan Keuangan Khusus) yang harus ditunda karena pandemi Covid-19

"Kami minta setiap OPD khususnya yang fungsional penanganan Covid-19 (Dinas Kehatan dan BPBD), untuk disampaikan ke Inspektorat terkait pergeseran kegiatanya. Nanti kami lakukan pendampingan terkait pergeseta kegiatan tersebut," jelasnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved