Kariana Merinding, Pelinggih Penunggun Karangnya 'Colek Pamor', Mohon Perlindungan dan Minta Maaf

"Jujur saat itu saya langsung merinding. Karena pagi-pagi istri saya ngejot, kemudian sore maturan, colek pamor itu belum ada," terang Kariana.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kadek Kariana menunjukkan garis putih misterius yang ada di Pelinggih Penunggun Karangnya, Senin (6/4/2020). Garis putih itu diyakini sebagai fenomena colek pamor 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Fenomena colek pamor kembali terjadi.

Kali ini terdapat di pelinggih penunggun karang milik Kadek Kariana, warga yang beralamat di Jalan Gajah Mada Singaraja.

Garis berwarna putih misterius itu menghiasi hampir di setiap sisi pelinggih penunggun karang-nya.

Ditemui Senin (6/4/2020), Kariana menuturkan, fenomena colek pamor ini terjadi pada Sabtu malam sekira pukul 23.00 wita.

Bermula saat anak keduanya, Kadek Marhaendy, melihat banyaknya postingan di media sosial Facebook, yang menyebut telah terjadi fenomena colek pamor.

Kemudian, Marhaendy pun menyuruh ayahnya untuk mengecek pelinggih penunggun karang yang ada di rumahnya.

Rapat Virtual Bupati Badung dengan Camat Perbekel & Lurah Bahas Dana Desa untuk Penanganan Covid-19

Driver Ojol Ditegur karena Berkerumun, Kabag Ops Polresta Denpasar: Ya Sesuai KRYD

Pidato Langka di Tengah Pandemi Corona, Ratu Elizabeth II Tegaskan Inggris Akan Menang

"Setelah saya cek, ternyata pelinggih penunggun karang saya juga ada colek pamornya. Di setiap sisi ada. Mulai dari depan, samping kiri dan kanan, serta di bagian belakang juga ada garis putihnya. Jujur saat itu saya langsung merinding. Karena pagi-pagi istri saya ngejot, kemudian sore maturan, colek pamor itu belum ada," terang Kariana.

Mengetahui bahwa pelinggih penunggun karang-nya 'colek pamor', Kariana mengaku langsung sembahyang, memohon agar diberikan perlindungan oleh Ida Sang Hyang Widhi, serta dijauhkan dari wabah virus corona.

Dari pantauan pada Senin (6/4/2020), colek pamor itu masih terlihat jelas.

"Saya memohon agar dimaafkan jika ada salah. Saya juga memohon agar virus corona ini segera berlalu. Untuk tetangga lain, saya kurang tau apakah ada fenomena ini juga. Karena saya tidak berani keluar rumah sejak adanya wabah virus ini," ucapnya.

Pria yang dikaruniai tiga orang anak ini tidak menampik, dua tahun yang lalu, fenomena colek pamor juga sempat terjadi di rumahnya.

332 Karyawan Dirumahkan Bisa Ikuti Seleksi Prakerja, Kuota untuk Bali 57.004 Orang

Zico Menilai Profesionalisme Neymar Masih di Bawah Messi dan Ronaldo

Ramai Soal Pembangunan Ibukota Negara di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Jawaban Pemerintah

Bahkan garis putih misterius itu sempat menghiasi diseluruh pelinggih yang terletak di lantai dua rumahnya.

"Dua tahun yang lalu semua pelinggih saya juga ada colek pamornya. Sampai pelinggih yang ada di dalam kamar suci juga ada. Kalau orang yang nyolek saya rasa tidak mungkin, karena posisinya ada di lantai dua. Ya mudah-mudahan ini pertanda baik, dan virua corona segera berlalu," katanya.

Sementara Plt PHDI Buleleng, Made Metera hingga berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi terkait adanya fenomena colek pamor tersebut. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved