Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Selain Covid-19, Masyarakat Diingatkan Waspada terhadap DBD Karena Miliki Angka Kematian Tinggi

Ia mengatakan, dalam kondisi saat ini, demam berdarah dan Covid-19 merupakan penyakit yang wajib diwaspadai.

Editor: Wema Satya Dinata
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI: Nyamuk Aedes Aegypti Penyebab DBD 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah mengingatkan selain Covid-19, masyarakat perlu mewaspadai penyakit lainnya, yakni penyakit demam berdarah dengue ( DBD).

Pasalnya, saat ini sudah memasuki musim pancaroba dan DBD kerap mewabah di sejumlah daerah. 

"Mari bersama dengan keluarga kita berantas sarang nyamuk karena ini adalah periode-periode musim pancaroba yang secara klasik akan disertai dengan munculnya kasus demam berdarah yang cukup banyak," ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di BNPB, Selasa (7/4/2020).

Ia mengatakan, dalam kondisi saat ini, demam berdarah dan Covid-19 merupakan penyakit yang wajib diwaspadai.

Apalagi keduanya memiliki angka kematian yang tinggi.

Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto Rutin Latihan Bersama Anaknya di Rumah

Redam Informasi yang Menyesatkan, WhatsApp Lakukan Pembatasan terhadap Penerusan Pesan Berantai

Nasib Gaji ke-13 dan THR untuk ASN Tunggu Arahan Presiden Melalui Sidang Kabinet

Oleh karena itu, ia pun menganjurkan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan agar terhindar dari kedua penyakit tersebut.

"Lebih baik di rumah, tidak melakukan perjalanan ke manapun. Bukan hanya perjalanan ke kampung halaman, tapi juga perjalanan ke rumah saudara dan handai taulan yang lain," kata dia.

Ia juga meminta masyarakat tetap patuh dan disiplin dengan mencuci tangan memakai sabun di air mengalir agar terhindar dari Covid-19.

Selain itu diwajibkan patuh dan disiplin untuk mengenakan masker dan menjaga jarak aman.

Adapun per Selasa (7/4/2020), terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 247 orang sehingga total kasus menjadi 2.738 orang.

Termasuk kasus sembuh yang bertambah 12 orang sehingga total menjadi 204 orang dan 12 orang yang meninggal dunia sehingga total menjadi 221 orang. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved