Masker untuk Cegah Corona Ternyata Bisa Merusak Wajah, Simak Cara Pemakaian dari Ahli Ini

Alasan utama iritasi kulit adalah keringat pemakai di bawah masker yang menyebabkan gesekan dan kerusakan, terutama di sekitar hidung dan pipi.

Pixabay
Ilustrasi memakai masker di tengah wabah virus corona - 

TRIBUN-BALI.COM – Masker wajah menjadi sangat penting dalam peralatan untuk pencegahan pandemi virus corona.

Pada awal pandemi, hanya petugas kesehatan dan mereka yang berhubungan dekat dengan orang yang terinfeksi disarankan untuk memakai masker ini.

Namun, seiring penyebaran pandemi, saran tersebut telah diperbarui.

Sekarang semua orang wajib memakai masker untuk mencegah terinfeksi.

Ikuti Intruksi di Rumah Saja, Pemain Bali United M Taufiq Pilih Bersepeda dan Jadi Guru Temporer

Tips Atasi Kejenuhan Anak Saat Belajar di Rumah dari Psikolog, Termasuk Kurangi Mengeluh

5.279 KPM di Badung Berhak Terima Kartu Sembako, Ringankan Beban Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19

Namun, tahukan kamu bahwa dengan penggunaan masker yang lama, bisa iritasi kulit hidung dan pipi?

Padahal, masker seharusnya memang dipasang pas di area ini untuk perlindungan maksimal.

Tapi, semakin ketat, semakin besar pula kemungkinan iritasi dan korosi pada permukaan kulit.

Sebuah penelitian terbaru oleh ahli dermatologi di Universitas Huddersfield menyelidiki hal yang sama.

Ini menunjukkan bahwa alasan utama iritasi kulit adalah keringat pemakai di bawah masker yang menyebabkan gesekan dan kerusakan, terutama di sekitar hidung dan pipi.

Strawberry Bisa Awet Sampai Setahun, Bagaimana Cara Menyimpannya?

Air Nanas Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Intip Cara Mudah Membuatnya

Takut Dibawa ke Kantor Polisi Setelah Curi Kotak Amal, Pria Ini Mengaku ODP

Tekanan pada masker

Tekanan terbentuk sebagai akibat dari penguraian kulit dan lapisan di bawahnya karena tekanan ekstra pada kulit.

Ini adalah kerusakan paling umum yang terjadi karena penggunaan masker wajah yang berkepanjangan.

Air mata dan bisul semacam itu dapat meningkatkan risiko infeksi.

Mereka juga menyebabkan banyak rasa sakit dan meninggalkan bekas luka.

Nah, obat untuk kerusakan kulit tersebut adalah membalut lukanya untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Virgo Terlalu Tertutup, 4 Zodiak Ini Diprediksi Sulit Mendapatkan Jodoh

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

4 Hal Ini Jadi Penyebab Ponsel Lemot, Salah Satunya Aplikasi Masih Terbuka

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved