Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kondisi di Pantai Sanur Setelah Penerapan Social Distancing

Social distancing dan physical distancing, sebagaimana aturan pemerintah harus benar- benar efektif dilakukan berbagai tempat di Denpasar.

Tayang:
Istimewa
Kawasan di Pantai Sanur setelah diterapkan social distancing, Minggu (12/4/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Social distancing dan physical distancing, sebagaimana aturan pemerintah harus benar- benar efektif dilakukan berbagai tempat di Denpasar.

Salah satunya kawasan wisata Pantai Sanur.  Sebagai Kawasan pantai legendaris, penanda denyut pariwisata Bali, tampak lengang dan senyap.

Nyaris tidak ada aktivitas, restoran, hotel dan artshop hampir semua tutup. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan aturan pemerintah untuk tinggal di rumah. 

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, mengatakan, pembatasan ini bersifat sementara sampai situasi lebih kondusif. 

Nasib PON 2020 Papua Akan Ditentukan Dalam Rapat Terbatas di Istana Negara

Bantu PDAM Distribusikan Air Bersih, BPBD Kota Denpasar Kerahkan Truk Tangki

200 KK di Wilayah Banjar Suwung Batan Kendal Sesetan Diberi Sembako, Yayasan Keluarkan Rp 100 Juta

"Dalam aktivitas keagamaan, kami batasi sampai 25 orang. Pembatasan sementara kawasan Pantai Sanur untuk menjalankan aturan pemerintah yakni protokol kesehatan physical distancing," tegasnya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (12/4/2020).

Hal ini juga didasari banyaknya warga di luar Sanur memanfaatkan Pantai Sanur untuk kegiatan pancing ikan, jogging track, senam, dan lain sebagainya. 

Bahkan akibat penutupan pantai Kuta dan Seminyak beberapa wisatawan mancanegara melakukan surfing board di pantai Sanur.

"Ini membawa dampak yang tidak bagus bagi kawasan dan warga Sanur," ujar Gusde, sapaan akrabnya. 

Gusde menjelaskan Sanur sudah ada yang positif Covid-19 di 2 desa. Ditambah kedatangan para PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang ke depan mengalami peningkatan. 

Ikut Terdampak Covid-19, Pemprov Bali Berikan Bantuan Sosial ke Panti Destawan di Buleleng

Ini Alasan Ganjar Pranowo Siapkan Taman Makam Pahlawan Bagi Tenaga Medis yang Wafat karena Covid-19

Resmi Dibuka, Ini Cara Pendaftaran Online Kartu Prakerja Melalui Website www.prakerja.go.id

Update Penanggulangan COVID-19, pada Jumat, 10 April 2020 Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dapat menyampaikan perkembangan Penanganan Virus Disease Corona (COVID-19) di Provinsi Bali jumlah kumulatif pasien positif 75. 

Tentu ini sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat Sanur secara keseluruhan, dan Denpasar pada umumnya. 

Gusde memohon kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan di kawasan Pantai Sanur untuk menjaga hal- hal yang tidak diinginkan, demi kebaikan semua orang.

Gusde menegaskan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona, maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin sesuai arahan pemerintah.

Manajemen Bali United Tunggu PSSI Terkait Usulan Penghentian Kompetisi Liga 1 Akibat Corona

Konser Amal Bersama Kompas TV, Didi Kempot Kumpulkan dari Sobat Ambyar Rp 4 Miliar & Dipuji Jokowi

Kronologi Pencurian Ribuan Masker Bedah & Masker N95 dari Gudang Farmasi Dinkes Kalimantan Tengah

Untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplets akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved