Kondisi di Pantai Sanur Setelah Penerapan Social Distancing
Social distancing dan physical distancing, sebagaimana aturan pemerintah harus benar- benar efektif dilakukan berbagai tempat di Denpasar.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Social distancing dan physical distancing, sebagaimana aturan pemerintah harus benar- benar efektif dilakukan berbagai tempat di Denpasar.
Salah satunya kawasan wisata Pantai Sanur. Sebagai Kawasan pantai legendaris, penanda denyut pariwisata Bali, tampak lengang dan senyap.
Nyaris tidak ada aktivitas, restoran, hotel dan artshop hampir semua tutup. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan aturan pemerintah untuk tinggal di rumah.
Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, mengatakan, pembatasan ini bersifat sementara sampai situasi lebih kondusif.
• Nasib PON 2020 Papua Akan Ditentukan Dalam Rapat Terbatas di Istana Negara
• Bantu PDAM Distribusikan Air Bersih, BPBD Kota Denpasar Kerahkan Truk Tangki
• 200 KK di Wilayah Banjar Suwung Batan Kendal Sesetan Diberi Sembako, Yayasan Keluarkan Rp 100 Juta
"Dalam aktivitas keagamaan, kami batasi sampai 25 orang. Pembatasan sementara kawasan Pantai Sanur untuk menjalankan aturan pemerintah yakni protokol kesehatan physical distancing," tegasnya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (12/4/2020).
Hal ini juga didasari banyaknya warga di luar Sanur memanfaatkan Pantai Sanur untuk kegiatan pancing ikan, jogging track, senam, dan lain sebagainya.
Bahkan akibat penutupan pantai Kuta dan Seminyak beberapa wisatawan mancanegara melakukan surfing board di pantai Sanur.
"Ini membawa dampak yang tidak bagus bagi kawasan dan warga Sanur," ujar Gusde, sapaan akrabnya.
Gusde menjelaskan Sanur sudah ada yang positif Covid-19 di 2 desa. Ditambah kedatangan para PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang ke depan mengalami peningkatan.
• Ikut Terdampak Covid-19, Pemprov Bali Berikan Bantuan Sosial ke Panti Destawan di Buleleng
• Ini Alasan Ganjar Pranowo Siapkan Taman Makam Pahlawan Bagi Tenaga Medis yang Wafat karena Covid-19
• Resmi Dibuka, Ini Cara Pendaftaran Online Kartu Prakerja Melalui Website www.prakerja.go.id
Update Penanggulangan COVID-19, pada Jumat, 10 April 2020 Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dapat menyampaikan perkembangan Penanganan Virus Disease Corona (COVID-19) di Provinsi Bali jumlah kumulatif pasien positif 75.
Tentu ini sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat Sanur secara keseluruhan, dan Denpasar pada umumnya.
Gusde memohon kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan di kawasan Pantai Sanur untuk menjaga hal- hal yang tidak diinginkan, demi kebaikan semua orang.
Gusde menegaskan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona, maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin sesuai arahan pemerintah.
• Manajemen Bali United Tunggu PSSI Terkait Usulan Penghentian Kompetisi Liga 1 Akibat Corona
• Konser Amal Bersama Kompas TV, Didi Kempot Kumpulkan dari Sobat Ambyar Rp 4 Miliar & Dipuji Jokowi
• Kronologi Pencurian Ribuan Masker Bedah & Masker N95 dari Gudang Farmasi Dinkes Kalimantan Tengah
Untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplets akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain.
Sedangkan penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung dan mulut) dari percikan orang lain.
"Intinya mengurangi pergerakan manusia supaya tinggal di rumah," tegas Gusde.
Yayasan Pembangunan Sanur beserta desa adat dan desa dinas se-Sanur merupakan garda terdepan dalam monitoring kawasan.
• Setelah Pensiun dari Dunia Balap, Lewis Hamilton Ingin Naik Gunung Everest
• Scholes Menilai Bruno Fernandes Belum Yakin dengan Sistem yang Cocok di MU
Yayasan Pembangunan, kata dia, sadar betul faktor keamanan suatu kawasan wisata haruslah dijaga. YPS menjalin kerja sama berbagai unsur swadaya masyarakat untuk menjaga keamanan dan kertertiban lingkungan (kambling).
Ida Bagus Gede Sidharta menambahkan dengan pembatasan kawasan pantai Sanur dapat mencegah atau memutus mata rantai COVID-19.
Sehingga ke depannya masyarakat menjadi tenang dan COVID-19 dapat berakhir dengan cepat. Berharap ke depan ekonomi masyarakat menjadi normal kembali.
Pembatasan lalu lintas orang dan kegiatan di kawasan Pantai Sanur, ada kurang lebih 14 akses pantai di seluruh wilayah Sanur Kangin dan Intaran yang mulai dibatasi untuk seluruh kegiatan.
Pantai tersebut adalah:
1. Dalem Pengembak (bypass).
2.Kayu Menengen (jalan Pengembak)
3. Mertasari (pura Mertasari)
4. Mercure
5. Jalan Cemaran sanur Beach
6. Pantai Semawang
7. Jalan Duyung Hyatt
8. Jalan Pantai Indah
9. Pantai Parigata Batujimbar
10. Pantai Karang
11. Pantai Sindu
12. Pantai Segara Ayu
(Weti)
13. Pantai Matahari Terbit
14. Pantai Bangsal ( Makbeng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kawasan-di-pantai-sanur-setelah-diterapkan-social-distancing.jpg)