Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dari Film Pendek ke Pembuatan APD, Mash Denpasar Buat Face Shield untuk Tim Medis

Mash Denpasar yang selama ini dikenal sebagai lembaga yang bergiat dalam film pendek juga ikut membantu tim medis dalam penanggulangan Covid-19.

Mash Denpasar
Pembuatan face shield di Mash Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Mash Denpasar yang selama ini dikenal sebagai lembaga yang bergiat dalam film pendek juga ikut membantu tim medis dalam penanggulangan Covid-19.

Mereka melakukannya dengan membuat Alat Pelindung Diri (APD) berupa face shield atau pelindung wajah.

Mash Denpasar membuat face shield ini bersama Rotary Connect The World

Founder Mash Denpasar, Fransiska Prihadi mengatakan, pelindung wajah ini diproduksi untuk membantu memenuhi kebutuhan APD di RSUP Sakit Sanglah yang diperuntukkan untuk tenaga medis yang menangani Covid-19.

Pelindung wajah ini kemudian disalurkan lewat lembaga sosial Rotary Connect The World.

Kerahkan 1.800 Prajurit, Kodam IX/Udayana Siap All Out Perangi Covid-19

Bantuan Sembako untuk 7.554 KK Miskin di Gianyar Mulai Didistribusikan

Libatkan Kades, Banyuwangi Buka Pendampingan Warga Desa Ikut Kartu Prakerja  

Fransiska menuturkan, awalnya, pembuatan pelindung wajah ini dilakukan untuk salah satu rekannya yang berprofesi sebagai dokter.

"Awal mulanya kan kami membuatnya untuk teman yang jadi dokter yang bertugas di RSUP Sanglah yang menangani pasien Covid-19, sehingga kan harus pakai APD salah satunya ya face shield ini," katanya, Selasa (14/4/2020) siang.

Setelah itu, pihaknya pun berlanjut membuat pelindung wajah tersebut.

Namun pihaknya tak menjual pelindung wajah ini, melainkan disumbangkan secara cuma-cuma.

"Tapi kami tidak jualan. Kami sumbangkan gratis," katanya.

Harga Gula Pasir Alami Kenaikan di Denpasar, Disperindag Sebut Stok Tersedia hingga 7 Bulan ke Depan

Kadisdikpora Bali Ingatkan Penugasan Program Belajar dari Rumah oleh Kemendikbud Tak Berbenturan

Kevin Sanjaya Lelang Raket Saat Juara All England untuk Donasi Covid-19

Dalam sehari, pihaknya memproduksi hingga 150 pcs pelindung wajah ini.

Untuk pembuatannya dilakukan oleh tiga orang relawan yang bekerja selama 4 jam.

"Bahan-bahan yang digunakannya pun cukup sederhana, ada plastik mika, spon padat, double tip, rubber (karet), steples dan gunting. Ini kan sekali pakai," katanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved