Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penulis Ini Menantang Dirinya untuk Memotret Diri Sendiri Saat Isolasi, Ini yang Ia Temukan

Mengapa tidak kita tetap memotret dengan menggunakan subjek yang "paling menantang", tetapi juga menarik, yaitu, diri kita sendiri?

Tayang:
Gambar oleh Khusen Rustamov dari Pixabay
Ilustrasi Foto Wanita Sehat dan Kuat 

TRIBUN-BALI.COM - Jika kamu adalah seorang " fotografer sosial", maka sangat mungkin, di masa isolasi sekarang ini, kamu tidak mengambil banyak potret.

Jika itu yang terjadi, ada baiknya kamu memperhatikan artikel ini.

Anete Lusina salah satu penulis di laman fstoppers.com, mempertanyakan, mengapa tidak kita tetap memotret dengan menggunakan subjek yang "paling menantang", tetapi juga menarik, yaitu, diri kita sendiri?

Jika kamu mau, maka kamu bisa membuat semacam proyek bulanan sederhana untuk mengasah kemampuan fotografi, dengan cara yang mudah di rumah.

Begini Cara Mencuci Masker Kain dengan Benar, Tak Boleh Sembarangan

Ramalan Zodiak Besok 15 April 2020, Capricorn Penuh Ide Kreatif, Energi Optimis Leo Tinggi

Dokter Ungkap Asap Rokok Penderita Corona Bisa Jadi Penularan Virus Corona Atau Covid-19

Jadi, pertimbangkanlah untuk belajar memotret diri sendiri.

Dia menyebut, meskipun kita tidak dapat keluar dan berhadapan langsung dengan subjek yang biasa dipotret, kita dapat menantang diri untuk membuat satu potret diri, sekali sehari selama sebulan.

Bagian yang sulit dalam proyek ini adalah bekerja dengan diri sendiri setiap hari, dan menemukan cara yang pas untuk memotret di sekitar rumah.

Namun, justru karena tantangan itulah yang membuat proyek ini menjadi cara yang bagus untuk mengembalikan kreativitas ke dalam hidup kita, tanpa harus meninggalkan rumah.

Memang, ada yang berpendapat, memotret orang lain akan jauh lebih mudah daripada harus memotret diri sendiri.

Tali Pusar Masih Menempel di Perut, Polisi Tunggu Hasil Identifikasi Penemuan Orok Bayi di Dentim

Bukan April 2020, Pandu Riono Memprediksi Puncak Pandemi Covid-19 Akan Terjadi Pada Mei

Dari Film Pendek ke Pembuatan APD, Mash Denpasar Buat Face Shield untuk Tim Medis

Cobalah.

Begitu kamu mulai memotret diri sendiri, kamu tidak hanya menjadi kritis terhadap keterampilan sebagai seorang fotografer, tetapi juga mulai memperhatikan hal-hal lain.

Sebutlah soal ekspresi, bahasa tubuh, dan apakah wajah dan tubuh tampil secara sinkron satu sama lain.

Sangat mudah untuk menciptakan gambar yang menunjukkan keahlian kamu, Tapi, ingatlah, mengasah keunikan dan kualitas lain yang -mungkin, kamu tidak sukai, bisa melengkapi skill ke depan.

Kita semua memiliki bagian-bagian tertentu dari diri yang tidak kita yakini.

Tetapi memotret diri sendiri dari segala sudut mungkin pula akan memberi kesempatan kita untuk belajar mencintai diri sendiri.

Lalu, dari sana kita pun akan belajar secara keseluruhan, dan menemukan sesuatu yang baru tentang diri sendiri.

Kamu tentu tak harus selalu menampilkan wajah.

Lagi-Lagi Akibat Angin Kencang, Tiang dan Kabel Listrik Tumbang Tertimpa Pohon di Gianyar

WIKI BALI - Miliki Luas Wilayah 268 Hektar, Inilah Posisi dan Sejarah Desa Sumerta Kelod Denpasar

Tak perlu juga selalu berdandan dengan pakaian yang rumit, serta menata pemandangan sedemikian rupa.

Kecuali hal itu merupakan minat tersendiri, maka kesederhanaan pun bisa menjadi pilihan dalam "proyek" ini.

Lihatlah ke sekeliling rumah, dan temukan bagian kecil yang dapat membantu membuat gambar menarik di setiap hari selama sebulan.

Gunakan latar belakang yang berbeda untuk menggabungkan diri dalam berbagai adegan.

Atau bisa pula meletakkan fokus pada detail kecil, seperti tangan, atau gumpalan rambut.

Jangan langsung meraih headshot yang biasa, tapi cobalah kenali variasi dan sudut berbeda dalam komposisi kita.

Secara pribadi, Anete Lusina mengaku menemukan kenyataan, melakukan potret diri sederhana bisa sangat terapeutik, terutama selama waktu yang penuh tekanan dan tidak pasti seperti sekarang.

"Saya menggunakannya sebagai kesempatan untuk beristirahat sejenak dari segalanya, dan itu memberi saya alasan untuk secara aktif dan sadar menikmati dan menghabiskan waktu sendirian," kata dia.

"Saya tidak memilih untuk menggambarkan emosi tertentu setiap kali, tetapi membiarkan momen itu membawa saya ke mana pun ia pergi."

"Jika saya melihat potongan indah sinar matahari menyinari dinding saya, saya akan mengambil kamera dan menciptakan sesuatu," sambung dia.

"Saya tidak selalu tahu apa yang akan terjadi, tetapi saya menikmati prosesnya, meskipun hanya membutuhkan waktu lima menit," sebut Lusina. Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mulai mencoba memotret diri sendiri bulan ini? Yuk...

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Isolasi, Tantang Dirimu dan Mulailah Memotret Diri Sendiri..."

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved