Polresta Denpasar Temukan 400 Warga yang Masih Bandel Saat Berpergian Tidak Gunakan Masker
masyarakat dan warga negara asing (WNA) yang masih tinggal di Bali masih banyak yang tidak memperdulikan pencegahan tersebut.
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Demi mencegah penyebaran virus Corona, masyarakat diminta untuk mematuhi aturan pemerintah salah satunya dengan menggunakan masker, Rabu (15/4/2020).
Namun demikian, masyarakat dan warga negara asing (WNA) yang masih tinggal di Bali masih banyak yang tidak memperdulikan pencegahan tersebut.
Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra mengatakan masyarakat ataupun WNA yang tinggal di Bali masih kedapatan tidak menggunakan masker.
"Kemarin kita lakukan penyisiran di pintu masuk Denpasar di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra. Kita temukan masih ada masyarakat yang tidak menggunakan masker," ujarnya, Rabu (15/4/2020).
• Bahas Penanganan Covid -19, Kabag Ops Polres Badung Lakukan Koordinasi dengan Pemkab
• 55 Prajurit TNI Dinyatakan Positif Covid-19, Panglima Pastikan Rapid Test Akan Terus Dilakukan
• Kasus Covid-19 Melonjak, Kedubes AS Minta Warganya Pulang dari Indonesia Sekarang
"Bahkan saat bersama petugas Satgas Gabungan, kita temukan juga turis tidak menggunakan masker. Dari Gianyar mau ke Denpasar. Ini kita sangat sayangkan," jelasnya.
Lebih lanjut Gatra mengatakan kegiatan yang berlangsung di Denpasar Timur, Tim Gabungan Satgas Covid-19 Bali dari Satgas Operasi Aman Nusa Agung II dan Satgas Keselamatan Agung 2020.
Setidaknya menemukan 400 warga yang masih membandel dan berpergian tanpa mengenakan masker.
"Masih banyak masyarakat yang belum menaati aturan. Padahal selain mencuci tangan dan diam dirumah serta menggunakan masker dapat mencegah dan memutus penyebaran Covid-19," tambahnya.
Melihat hal ini, Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra selanjutnya masih akan terus melakukan sosialisasi pencegahan dan penyebaran terkait virus Corona.
"Tentu kesadaran masyarakat untuk ikut melakukan pencegahan sangat penting. Selanjutnya kita juga akan gencar melakukan sosialisasi bahaya Covid-19 ini," tutupnya.(*)