Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Tempat Karantina PMI Asal Bangli Terancam Kembali Dipindahkan Karena Ada Penolakan

Hal ini disebabkan adanya keberatan dari masyarakat, agar hotel yang dijadikan tempat karantina tidak menerima PMI.

Tayang:
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Pixabay
Ilustrasi karantina covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bangli terancam kembali dipindahkan.

Hal ini disebabkan adanya keberatan dari masyarakat, agar hotel yang dijadikan tempat karantina tidak menerima PMI.

Informasi penolakan tersebut dibenarkan oleh Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, saat dikonfirmasi Sabtu (18/4/2020).

Pihaknya menjelaskan, informasi adanya keberatan tersebut diketahui dari laporan satgas yang tengah bertugas hari ini.

Gubernur, MDA & PHDI Bali Keluarkan Seruan Bersama agar Warga Tak Tolak Karantina PMI Asal Bali

Kuliner Babi Guling Makin Laris Ditengah Pandemi Corona, Warung Pan Ana Raih Omzet 30 Juta per Hari

Baik untuk Kesehatan, Berikut Tiga Manfaat Buah-buahan Bagi Tubuh manusia

 Dimana hotel yang menjadi tempat karantina PMI asal Bangli, didatangi oleh Camat Kuta dan Lurah Legian bersama Prajuru Desa Adat Legian.

"Pada dasarnya mereka mengadu pada pihak hotel, agar tidak menerima PMI, serta mengisyaratkan kepada pihak hotel untuk memindahkan PMI yang ada disana, maksimal sampai besok sore. Alasan mereka karena keberatan, karena ada PMI disana," ujarnya.

Lanjut Dirgayusa, sejatinya satgas yang bertugas telah menjelaskan bahwa PMI Bangli yang menjalani karantina telah disiplin, dan tidak ada yang berkeliaran di areal hotel.

 Pun demikian, kawasan hotel juga jauh dari perumahan warga. Sehingga kecil kemungkinan masyarakat sekitar berinteraksi dengan PMI yang dikarantina.

Kedua Mata Jenderal Andika Perkasa Memerah & Terharu Mendengar Curhat Perawat ke Sang Istri

Bukan Latihan Online Bersama, Pelatih Bali United Pilih Hubungi Setiap Pemain

3 Orang Berisiko Tinggi Terjangkit Corona, WHO Beri Pedoman 11 Cara Melindungi Diri 

Dirgayusa menyebut saat ini terdapat 96 PMI asal Bangli yang dikarantina pada hotel tersebut.

 Dengan adanya keberatan dari masyarakat, mantan Camat Kintamani itu mengatakan pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Bangli saat ini masih berupaya melakukan negosiasi.

"Saat ini pimpinan di Kabupaten Bangli masih bernegosiasi dengan pihak pemerintah Kabupaten Badung untuk menangani masalah ini. Kemungkinan juga akan melibatkan pihak-pihak yang merasa keberatan. Namun sampai saat ini kami belum mengetahui apa keputusannya," ujar Diegayusa.

Lebih lanjut dikatakan, anggota Satgas Covid-19 Bangli saat ini masih berupaya mencari hotel lain yang mau menampung pahlawan devisa itu.

Sebab saat ini terdapat 15 orang PMI asal Bangli yang belum tertampung, sehingga terpaksa dititip pada Satgas Provinsi.

Dilain sisi, Dirgayusa menambahkan ada dua opsi lain seandainya negosiasi tidak membuahkan hasil. Yakni kembali menggunakan fasilitas publik seperti salah satu gedung di RSJ Bali dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua, Susut.

Opsi kedua yakni bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Desa, untuk proses karantina di masing-masing desa.

"Upaya ini untuk mengantisipasi penolakan-penolakan. Hanya saja dua opsi tersebut belum final, dan masih dibahas oleh seluruh anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Bangli. Kemungkinan besok sore sudah ada keputusan hasil negosiasinya seperti apa," tandas Dirgayusa. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved