Sempat Dilempar Tali oleh Anaknya Saat Teriak Minta Tolong, Pria di Gianyar Tewas Terjatuh di Sumur

Niat baik Agus Supriono berujung maut, Sabtu (18/4/2020) sore.Di mana saat ia ingin menguras sumur yang airnya berbau menyengat karena adanya bangkai

istimewa
Proses evakuasi terhadap jasad Agus Supriono yang jatuh ke dalam sumur di Lingkungan Candi Baru, Gianyar, Sabtu (18/4/2020) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Niat baik Agus Supriono berujung maut, Sabtu (18/4/2020) sore.

Di mana saat ia ingin menguras sumur yang airnya berbau menyengat karena adanya bangkai kucing, di kosannya di Lingkungan Candi Baru, Kelurahan/Kecamatan Gianyar, Bali

Ia justru terpeleset alu jatuh ke dalam sumur sedalam 15 meter.

BREAKING NEWS! Maestro Seniman Patung Bali Ketut Moderen Meninggal, Diduga karena Infeksi Tetanus

Viral di Medsos Kisah Nekat Guru Datangi Muridnya Satu Per Satu, Avan: Tak Semua Murid Punya HP

Paneduh Jagat Digelar 22 April di Pura Besakih, Krama Diminta Haturkan Ini di Rumah Masing-masing

Korban sempat berteriak meminta tolong, namun sebelum berhasil ditolong, Supriono meninggal duluan diduga karena tenggelam.

Saat ini, jenazah Supriono telah dievakuasi.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu (19/4/2020), dalam kesehariannya korban membuka usaha bengkel las di kawasan Candi Baru.

Pada Sabtu sore, korban bersama anaknya dan beberapa rekannya hendak menguras air sumur di kosannya, karena airnya keruh dan berbau menyengat akibat adanya bangkai kucing di dalam sumur.

“Ketika hendak turun, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sumur sedalam 15 meter.

Korban katanya sempat berteriak minta tolong, tapi tak berselang lama teriakan korban tak terdengar,” ujar sumber Tribun Bali.

Saat korban terjatuh, anak korban sempat berusaha menolong dengan cara mengulurkan tali. Namun karena kecapekan, dan korban akhirnya meninggal diduga tenggelam.

Tak berselang lama petugas kepolisian bersama Basarnas melakukan evakuasi.

Setelah dua jam lebih, jasad korban akhirnya bisa dinaikkan.

Kabag Operasional Polres Gianyar, Kompol I Nyoman Latra, yang memimpin jalannya evakuasi mengatakan, kasus ini terjadi karena kekurang hati-hatian korban saat hendak menguras sumur.

“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ambulan ke RSUD Sanjiwani,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved