Corona di Indonesia
Cara Dongkrak Omzet Bisnis yang Merosot Tajam di Tengah Pandemi
Omzet merosot tajam, inilah situasi yang sedang dihadapi para pelaku usaha di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
TRIBUN-BALI.COM - Omzet merosot tajam, inilah situasi yang sedang dihadapi para pelaku usaha di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Bisnis terseok-seok, bahkan sudah ada yang gulung tikar. Begitulah keadaan saat ini.
Ekonomi sedang terguncang.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga pengusaha besar mencoba tetap survive.
Bisa bertahan di tengah badai COVID-19 saja sudah bersyukur.
Tentunya dengan mengerahkan segala jurus agar tidak tergilas dampak pandemi global tersebut.
• Ini Tips dan Trik untuk Fresh Graduate Agar Bisa Mendapat Pekerjaan Meski Tak Punya Pengalaman
• BPTD Provinsi Bali dan NTB Menghentikan Sementara Pelayanan Transportasi Darat ke Masyarakat
• Kisah Pasutri Berbulan-bulan Berlayar di Laut: Minim Akses Internet dan Tak Menyadari Badai Covid-19
Salah satu cara untuk mendongkrak kembali omzet adalah dengan strategi pemasaran digital.
Menggunakan kekuatan teknologi, seperti internet dan pengaruh sosial media untuk bangkit meningkatkan penjualan.
Pemasaran digital atau bahasa kerennya digital marketing semakin banyak dipakai perusahaan untuk mengenalkan, mempromosikan, hingga menjual barang atau jasa.
Pemasaran lewat digital seperti ini jauh lebih mudah, murah, dan praktis ketimbang melalui cara-cara konvensional.
• Ini 3 Menteri Jokowi yang Kerap Dapat Sentimen Negatif dari Publik di Tengah Pandemi Covid-19
• Acara Ngoyong Jumah Ajake Mekedekan Kembali Digelar, Seperti Ini Antusias Penonton Selama Live
• Cek Label dan Kemasan, BBPOM Berikan Tips Cara Memilih Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan
Walaupun cara konvensional tidak ditinggalkan, namun porsinya sedikit berkurang.
Tergantikan dengan strategi digital marketing.
Saat ini, ada banyak pilihan wadah digital marketing yang dapat Anda gunakan sesuai kebutuhan bisnis, khususnya bagi pelaku usaha UMKM. Apa saja itu? Berikut penjelasannya seperti dikutip dari Cermati.com.
1. Google My Business
UMKM tak perlu berkecil hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-e-commerce.jpg)