Corona di Bali

Satlantas Polres Jembrana Perintah 'Putar Balik' yang Mau Mudik Keluar Bali, Total Sudah 473 Orang

465 orang warga yang tinggal di Bali dan hendak pulang ke Jawa, diminta untuk putar balik oleh Satlantas Polres Jembrana.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
(Ilustrasi) Pemasangan Pembatas jalan oleh pihak Satlantas Jembrana, dua kilometer sebelum Pelabuhan Gilimanuk.(Tribun Bali/I Made Ardhiangga) 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- 465 orang warga yang tinggal di Bali dan hendak mudik atau pulang ke Jawa, diminta untuk putar balik oleh Satlantas Polres Jembrana.

Putar balik ini, menyusul dengan terbitnya Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Lagi, petugas kembali memerintahkan warga untuk putar balik pada Sabtu (25/4/2020) kemarin. Hingga Minggu pagi ini, sudah tercatat 473 orang diminta untuk kembali karena aturan tersebut.

Kasatlantas Polres Jembrana, IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, larangan mudik mulai diterapkan Jumat (24/4/2020).

Sejumlah kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat yang hendak keluar Bali untuk mudik diminta kembali.

Penyegatan dilakukan pihaknya di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk.

Putar balik ini, diakuinya sudah sesuai dengan peraturan menteri, dan hanya untuk orang dengan tujuan ke daerah yang memang sedang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

"Untuk sampai kemarin ada lima motor satu unit mobil dan ada delapan orang yang kami minta kembali," ucapnya Minggu (26/4/2020).

Shinta menjelaskan, bahwa penerapan putar balik ini hanya berlaku kepada warga yang hendak menuju ke daerah yang menerapkan PSBB.

Sementara daerah yang menerapkan PSBB diantaranya ialah, untuk Provinsi ada DKI Jakarta dan Sumatera Barat.

Halaman
1234
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved