Corona di Bali
Alat Rapid Test di Buleleng Habis, Sejumlah PMI Mengeluh ke Anggota Dewan
Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengeluh dengan habisnya alat rapid test yang ada di sejumlah fasilitas kesehatan yang ada di Buleleng.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
"Alat rapid test baru saja datang sekitar 1.000 buah. Akan dilanjutkan lagi untuk merapid PMI yang masa pantaunya sudah habis. Kami tidak bisa mengkonversikan angka PMI dengan jumlah masa pantau yang beragam, dengan jumlah alat rapid test yang tepat."
" Jika ada pengunduran satu atau dua hari saya kira sesuatu yang wajar. Seluruh kebutuhan psikologi dan fisik PMI tentu tidak bisa dipuaskan oleh Satgas. Kalau mengeluh silahkan, yang penting kami tetap bekerja," jelas Suyasa.
Di sisi lain, Suyasa menyebutkan dari hasil rapid test massal yang dilaksanakan selama tiga hari, ada sebanyak 26 PMI yang berstatus sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG)."
• Kasatlantas Polres Gianyar Tegur WNA Tak Pakai Masker
"Namun dua di antaranya sudah diperbolehkan pulang, karena setelah dilakukan swab dua kali, hasilnya negatif dari virua corona. Sementara sisanya, masih menunggu swab kali ke dua.
"Sisa 24 PMI yang diisolasi di Giri Emas. Swab pertama negatif, kami masih menunggu hasil swab ke dua," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-komisi-iv-dprd-buleleng-luh-hesti-ranitasari.jpg)