Corona di Bali

Dinilai Gagal Awasi Prosesi, Polres Tetapkan Ketua Panitia Pengabenan Desa Sudaji sebagai Tersangka

Aparat Satuan Reskrim Polres Buleleng menetapkan Gede S selaku Ketua Panitia Pengabenan di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng sebagai tersangka.

Istimewa
Prosesi upacara pengabenan di Desa Sudaji, Buleleng, Jumat (1/5/2020) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Aparat Satuan Reskrim Polres Buleleng menetapkan Gede S selaku Ketua Panitia Pengabenan di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng sebagai tersangka.

Gede S ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga gagal mengawasi proses pelaksanaan upacara pengabenan, sehingga terjadi kerumunan warga.

Padahal, di tengah wabah virus corona atau covid-19 ini, pemerintah termasuk Kapolri telah mengeluarkan maklumat agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya dikonfirmasi Senin (4/5/2020) mengatakan, Gede S ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu kemarin.

Muhammadiyah Bali Bagikan 900 Paket Ifthor Ramadan ke Masyarakat Terdampak Covid-19 di Denpasar

Pendatang ke Banyuwangi Akan Langsung Diisolasi di Gedung Olahraga Tawangalun

12 Kategori PNS Ini Dipastikan Tak Dapat THR, Direncanakan Cair pada Pekan ke-2 Mei 2020

Ia dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan atau denda setinggi –tingginya Rp 100 juta. Atau Pasal 93 UU RI Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan dengan pidana penjara satu tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta.

"Dalam suasana pengabenan itu, kami tidak melihat masyarakat melakukan social distancing atau physical distancing. Sehingga dari hasil penyelidikan dan penyidikan, ditemukan adanya pelanggaran hukum, Ketua Panitia selaku orang yang bertanggung jawab atas berkerumunnya orang saat pengabenan ditetapkan sebagai tersangka," ucapnya.

Gede S imbuh Iptu Sumarjaya saat ini sudah diamankan di Mapolres Buleleng 1x24 jam.

Mengingat hukumannya di bawah lima tahun, Sumarjaya pun menyebut kemungkinan Gede S hanya diberikan wajib lapor.

BREAKING NEWS : KSOP Benarkan Kapal Pesiar Quantum of The Seas Berlabuh di Pelabuhan Benoa

Jumlah Pekerja yang Dirumahkan di Bali Capai 60.251 Orang, PHK 1.542 orang

Pemkab Tabanan Akan Beli Produk Pertanian dengan Memotong 5 Persen Tunjangan ASN

"Kasus ini masih dikembangkan lagi, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah tersangka," terangnya.

Upacara pengabenan sebelumnya dilaksanakan oleh Dadia Pasek Kubayan dan Dadia Pasek Gelgel Pegatepan.

Pengabenan ini diikuti sebanyak 17 sawa.

Upacara pengabenan dilaksanakan pada Jumat (1/5/2020) di Setra Tengah dan di lapangan umum Desa Sudaji.

Saat upacara digelar, banyak masyarakat yang berkerumun. Bade juga diusung lebih dari 25 orang. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved