Breaking News:

Jumlah Pekerja yang Dirumahkan di Bali Capai 60.251 Orang, PHK 1.542 orang

Menurut data terbaru, jumlah pekerja formal Bali yang dirumahkan sebanyak 60.251 orang dan yang telah di PHK sebanyak 1.542 orang

Net
Ilustrasi PHK 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali terus mendata jumlah pekerja sektor formal yang dirumahkan maupun di PHK akibat pandemi covid-19.

Menurut data terbaru, jumlah pekerja formal Bali yang dirumahkan sebanyak 60.251 orang dan yang telah di PHK sebanyak 1.542 orang

"Itu data per 30 April. Untuk data terbaru kemungkinan nanti sore kami rekap dulu," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda kepada Tribun Bali, Senin (4/5/2020)

Ia mengatakan, untuk saat ini pekerja yang dirumahkan maupun di PHK trentnya sudah mulai menurun setiap harinya.

Dishub Karangasem Coret Anggaran Pengadaan Fisik & Pemeliharaan Terminal Untuk Tangani Corona

Pemkab Tabanan Akan Beli Produk Pertanian dengan Memotong 5 Persen Tunjangan ASN

Diisukan tak Dapat rekomendasi BNPB, Dinkes Klungkung Nyatakan Tak Gunakan Alat Rapid Test Vivadiag

"Kalau waktu awal-awal adanya covid ini peningkatannya per hari banyak sekali. Sekarang tiap hari memang meningkat tapi sedikit peningkatannya," jelas Arda

Pekerja yang dirumahkan dan di PHK di Bali, lanjut dia, paling banyak dari perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Badung, kedua di Kabupaten Gianyar dan ketiga di Denpasar.

 "Yang datanya masih bergerak sekarang kebanyakan dari Badung dan Denpasar, kabupaten lain sudah tidak ada peningkatan lagi," kata IB Ngurah Arda

Saat ini, solusi sementara dari pemerintah untuk mereka yang dirumahkan dan di PHK adalah program kartu pra kerja yang dinaungi oleh Kemenko Perekonomian.

"Kalau dari Pemprov Bali masih digodok," katanya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved