Wiki Bali
WIKI BALI - Pasokan Aman, Harga Gula Pasir di Bali Mulai Turun
Harga gula pasir mulai turun dan membawa angin segar untuk para pembeli di Provinsi Bali.
Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Harga gula pasir mulai turun dan membawa angin segar untuk para pembeli di Provinsi Bali.
Pasalnya, setelah bertahan selama sebulan pada harga Rp 18.000/kilogram, pada Senin (4/5/2020) harga gula pasir menjadi Rp 17.000/kilogram.
Meski, harga eceran tertinggi (HET) gula pasir adalah Rp 12.500/kilogram.
Kasi Pengendalian Barang Pokok dan Barang Penting Disperindag Provinsi Bali, Gatot Supriyatin mengatakan, bahwa stok gula pasir di Provinsi Bali aman dan pihaknya memastikan harga gula pasir juga ikut turun.
• BLT Dana Desa di Gianyar Sudah Cair, Desa Sayan Dapat Jatah 30 KK
• CEO Google Dapat Paket Kompensasi Senilai Rp 4,2 Triliun
• 5 Arti Mimpi Tentang Gigi, Mendapatkan Rejeki Tak Terduga hingga Kabar Buruk
“Turun mulai minggu lalu. Iya, pasokan gula pasir sudah aman. Nantinya harga dipastikan juga turun,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2020).
Selain gula pasir, harga cabai merah keriting juga turun menjadi Rp 28.750/kilogram, tiga hari sebelumnya Rp 30.000/kilogram.
Harga cabai rawit merah stabil Rp 18.375/kilogram.
Harga cabe merah besar stabil Rp 13.125/kilogram.
Harga cabe rawit hijau stabil Rp 17.000/kilogram.
Harga ayam boiler stabil Rp 27.250/kilogram.
Harga ayam kampung stabil pada harga Rp 41.475/kilogram.
Harga telur ayam ras stabil pada harga Rp 25.200/kilogram.
Harga telur ayam kampung stabil pada harga Rp 41.475/kilogram.
Harga bawang merah stabil Rp 45.000/kilogram.
Harga bawang putih stabil Rp 28.375/kilogram.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-gula-pasir_20180827_125328.jpg)