Gempa Bumi Tektonik 4.0 SR Dirasakan di Lombok Utara & Karangasem, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Lombok Utara pada Minggu (10/5/2020) pagi atau tepatnya pukul 09.01 WITA.

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pixabay
Ilustrasi gempa bumi-Gempa bumi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Lombok Utara pada Minggu (10/5/2020) pagi atau tepatnya pukul 09.01 WITA.

Berdasarkan hasil analisa BMKG menunjukkan, bahwa gempa bumi ini berkekuatan Magnitudo (M) sebesar 4,0 Skala Richter (SR).

Dikatakan, episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 8,25 LS dan 116,00 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 21 km Barat Laut Lombok Utara-NTB, pada kedalaman 10 km.

Jika diperhatikan dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menilai gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif busur belakang atau disebut Back Arc Thrust.

Ini 4 Makanan Sehat yang Wajib Ada Selama Bulan Puasa

Jika Terjadi Tsunami di Tengah Covid-19, Berikut yang Perlu Diperhatikan Warga Menurut BMKG Denpasar

7 Zodiak Ini Sangat Menyukai Kebebasan, Tidak Ingin Ruang Geraknya Dibatasi dan Terkenal Mandiri

“Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Lombok Utara dan Karangasem II Modified Mercalli Intensity (MMI), dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang serta benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” ungkap Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS, pada rilisnya, Minggu (10/5/2020).

Pihaknya pula menyampaikan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Lebih jauh pula disebutkan, hingga pukul 09.35 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Kendati begitu, kepada masyarakat BMKG mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

Pihaknya pun mengimbau agar memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved