Corona di Indonesia
Menuju Usia ke-25 Tahun, Telkomsel Donasikan Ventilator Hingga APD untuk Penanganan COVID-19
Menuju Usia ke-25 Tahun, Telkomsel Donasikan Ventilator, APD Hingga Bantuan Sosial untuk Perkuat Peran Bersama dalam Penanganan COVID-19
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju memperkuat perannya dalam upaya bersama membantu masyarakat dan Pemerintah RI menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia.
Tekad Telkomsel untuk berada di barisan terdepan selama penanganan COVID-19 sejalan dengan semangat Telkomsel yang tengah memasuki usia ke-25 tahun, terutama dalam menghadirkan inisiatif pada aktivitas corporate social responsibility (CSR) yang telah dilakukan sejak awal tahun.
Kini, upaya tersebut semakin diperkuat melalui pemberian donasi berupa alat ventilator serta lebih dari 100 ribu Alat Pelindung Diri (APD) yang secara berkala diserahkan langsung kepada sejumlah Rumah Sakit Darurat dan Rumah Sakit Rujukan penanganan COVID-19 yang ada di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan bahwa Telkomsel secara konsisten terus menunjukkan kepeduliannya kepada seluruh masyarakat Indonesia dalam menghadapi cobaan pandemi COVID-19 ini.
• Jadwal Belajar Dari Rumah TVRI Rabu 13 Mei 2020, Akan Ada Penayangan Film Nasional Mondok
• Kepada Media Asing, Anies Ungkap Kebingungan Terkait Data Covid-19: Kemenkes Punya Pandangan Berbeda
• Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Kepala Ketika Puasa
"Memasuki usia perusahaan ke-25 tahun, kami menyadari keberadaan Telkomsel memiliki tanggung jawab yang sangat erat dalam memastikan kebutuhan masyarakat untuk dapat selalu terpenuhi dalam kondisi apapun. Selain menghadirkan layanan yang berkualitas, Telkomsel merasa perlu menguatkan perannya untuk hadir bersama Pemerintah RI dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk semua pihak yang berada dalam ekosistem digital Telkomsel dengan menghadirkan aktivitas CSR yang diharapkan dapat meringankan beban tenaga medis dalam menjalankan tugas mulia dengan berjuang di garis pertahanan terakhir," ujar Setyanto Hantoro dalam berita rilis yang Tribun Bali terima.
Setyanto melanjutkan, sejumlah alat medis yang diberikan Telkomsel dalam bantuan ini meliputi ventilator, APD seperti baju hazmat, thermogun infrared, masker serta perlengkapan medis lainnya.
Lebih dari 100 ribu unit alat medis tersebut akan diserahkan secara berkala kepada pihak yang membutuhkan.
Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan secara langsung kepada beberapa Rumah Sakit Darurat (RSD) seperti RS Pertamina Jaya, rumah sakit rujukan COVID-19 yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, serta melalui pihak ketiga seperti Yayasan BUMN.
Ketua Yayasan BUMN, Harjawan Balaningrath mengatakan bahwa pihaknya dari Yayasan BUMN secara aktif menerima donasi terkait penanggulangan Covid-19 baik berupa dana maupun barang, seperti salah satunya dari Telkomsel.
"Untuk mendistribusikan donasi-donasi tersebut agar sampai ke seluruh daerah Rumah Sakit BUMN yang dikelola oleh Pertamina Bina Medika IHC yang saat ini memiliki sekitar 70 rumah sakit di seluruh Indonesia. Kami harapkan semua donasi ini akan tersalurkan hingga ke daerah-daerah yang selama ini masih sulit dijangkau," ucap Harjawan Balaningrath.
Direktur Utama PT. Pertamina Bina Medika IHC, Dr. dr. Fathema Djan Rahmat mengatakan, bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Telkomsel yang telah mendonasikan untuk Covid-19 ini.
"Amanah kami selanjutnya untuk mendistribusikan bantuan tersebut ke beberapa daerah terutama Sorong, Tarakan, Dumai, Padang, Palembang, Jawa Timur yang mencatat kenaikan tinggi jumlah pasien Covid-19. Bantuan Telkomsel sangat berarti bagi kami terutama ventilator ini sangat dibutuhkan para pejuang kesehatan di daerah untuk menangani pasien dengan tingkat severity of illness yang sangat berat," ungkapnya.
Sebelumnya, Telkomsel juga telah melakukan pemberian dukungan secara strategis bagi sejumlah lembaga pemerintahan dan organisasi di berbagai daerah di Indonesia.
Beberapa upaya yang telah dilakukan meliputi pemberian bantuan alat kesehatan untuk Pemkab Belitung, Pemkab Batam dan Pemkot Jayapura, serta bantuan alat kesehatan dan alat komunikasi bagi RS Isolasi Semarang.