PLN Jelaskan Soal Tagihan Listrik pada Pelanggan di Bali, Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Selatan, I Made Suamba, menyampaikan secara langsung penjelasan hitungan tagihan listrik

Istimewa
Suasana pertemuan pelanggan dan PLN 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PLN melakukan pertemuan dengan perwakilan pelanggan dan Ombudsman Bali di Kantor PLN ULP Denpasar pada Rabu (13/5/2020).

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Selatan, I Made Suamba, menyampaikan secara langsung penjelasan hitungan tagihan listrik kepada perwakilan pelanggan yang hadir.

Suamba menyampaikan bahwa tarif listrik tidak mengalami kenaikan.

 “Pada pemakaian bulan sebelumnya, digunakan hitungan rata-rata. Ketika bulan April dilakukan pembacaan meter, terdapat selisih pemakaian bulan sebelumnya yang ditambahkan pada pemakaian April. Jumlah tagihan sudah disesuaikan,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Kamis (14/5/2020).

Hingga Saat Ini Belum Ada Desa/Kelurahan yang Ajukan PKM, Pemkot Denpasar: Petugas Jangan Arogan

Perda Penyelenggaraan Kesehatan Disahkan, Pengobatan Tradisional Bali Kini Wajib Ada di Setiap RS

Diundang Dewan, Sejumlah Camat di Badung Keluhkan Anggaran Satgas Covid-19 di Tingkat Kecamatan

Kepala Ombudsman RI Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab, menyampaikan sebelumnya pihak PLN telah menjelaskan secara langsung terkait banyaknya keluhan masyarakat mengenai tagihan listrik.

“Jumat lalu sudah dilakukan pertemuan. PLN berinisiatif untuk menjelaskan langsung kepada pelanggan melalui forum hari ini,” ungkap Umar. Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk upaya perbaikan layanan PLN kepada masyarakat.

Di hadapan Kepala Ombudsman RI Bali, perwakilan pelanggan menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN dalam mendengar langsung pendapat pelanggan.

“Setelah mendapat penjelasan, saya memgerti, paham dan bisa menerima kenapa tagihan listrik melonjak,  sesuai dengan pemakaian. Terlebih ini bisa langsung berdiskusi,” kata Angga, salah satu perwakilan pelanggan.

Melalui diskusi dengan perwakilan pelanggan ini, PLN mendapat masukan dan mendengar langsung harapan dan keluhan yang disampaikan pelanggan.

“Kami berterima kasih pada perwakilan pelanggan. Masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujar Manager PLN UP3 Bali Selatan.

Kepala Ombudsman RI Bali juga  berharap permasalahan ini tidak terulang. Serta PLN juga bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk menjaga akurasi pembacaan meter pelanggan, PLN mengharapkan partisipasi aktif pelanggan untuk melakukan pencatatan meter mandiri melalui Whatsapp PLN 08122123123 setiap akhir bulan.

Bagi pelanggan yang merasa mengalami kenaikan tagihan listrik dapat menyampaikan keluhan melalui Contact Center PLN 123.(*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved