Breaking News:

Jadi Tren di Luar Negeri, Hewan Peliharaan Micro Pig Kini Mulai Dikembangbiakkan di Bali

Micro Pig atau yang dikenal dengan Teacup saat ini menjadi salah satu pilihan hewan peliharaan. Micro Pig ini sebelumnya sudah menjadi tren binatang

Tribun Bali/Rizal Fanany
Herman Lii usai memandikan babi berukuran mungil (micro Pig) di Jalan Sulatri, Denpasar, Senin (18/5/2020). Micro pig merupakan binatang piaraan memiliki ukuran 80-90 cm dan berat 15 kilo. Dibandrol dengan harga 6 juta hingga 12 juta rupiah. 

“Sudah dari setahun lalu. Awalnya saya ambil dari Surabaya. Saya pelihara, dan saya ternakkan. Terus banyak yang datang untuk minta foto saja. Dari sana saya berinisiatif untuk menjualnya. Karena memang sudah mulai diminati juga. Sebelum corona, banyak wisatawan yang minat. Biasanya datang ke sini. Kalau sekarang belum ada karena cukup mahal juga sih,” katanya.

4 Hari Penerapan Perwali PKM di Denpasar, Belum Ada Desa/Lurah yang Mengajukan Pelaksanaan PKM

Umat Muslim di Zona Merah Diimbau Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-Masing

Bantuan Pemkab Badung untuk Masyarakat yang Terdampak Covid-19 di Kelurahan Belum Jelas

Untuk Micro Pig yang berusia 3 bulan, Herman mematok harga Rp 6 juta hingga Rp 12 juta tergantung warnanya.

“Kalau yang babi pink itu bisa lebih mahal. Tergantung warnanya juga, karena kan dia lebih lucu, lebih terlihat bersih, lebih manis, lebih menggemaskan juga. Jadi hargaya lebih mahal daripada yang hitam atau hitam pink,” terangnya.

Herman Lii juga mengakui, Micro Pig atau Teacup ini merupakan spesies terpintar keempat di dunia setelah manusia, kera dan lumba-lumba. Bahkan hewan ini memiliki daya ingat yang cukup tinggi.

“Mereka ini hewan cerdas. Tapi harus dilatih dari kecil. Kalau sudah besar agak susah buat ngelatihnya. Dia bahkan bisa ingat siapa perawatnya walaupun sudah diadopsi oleh orang lain. Cara melatihnya tidak susah. Cukup berikan nama, sering-serig dipanggil dengan namanya."

Warga Berkerumun Antre Kartu Bantuan Sosial, Klungkung Dapat Kuota Tambahan 2877 KPM

11 Rekomendasi Smartphone Baru Dikisaran Harga Rp 3-5 Juta di Indonesia

"Mereka akan ingat. Contoh saya punya indukan, sudah lama tidak ketemu saya. saat bertemu saya panggil namanya Piggy, dia lagsung lari ke arah saya tanpa rewel atau galak. Itu karena mereka masih mengingat saya,” paparnya.

Untuk perawatan babi ini juga tidak susah. Layaknya peliharaan hewan rumahan lainnya, Micro Pig cukup dibersihkan dengan cara memandikannya dengan air bersih, setelah itu dikeringkan dengan cara dilap.

Pakannya pun tidak diberikan sayur atau nasi. Cukup kosentrat untuk menjaga kotoran agar tidak bau.

“Kalau dikasi makan sayur dan nasi atau yang lainnya kotorannya pasti bau. Makanya dikasih kosentrat saja. Nanti kotorannya seperti kotoran kambing. Bulat, padat, hitam dan tidak berbau,” tandasnya. (*)

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved