Corona di Bali

Warga Berkerumun Antre Kartu Bantuan Sosial, Klungkung Dapat Kuota Tambahan 2877 KPM

" Saya sudah sejak pagi di sini (Kantor Dinas Sosial), tapi sampai siang nama belum juga dipanggil," ungkap Sregig

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Warga Berkerumun Antre Kartu Bantuan Sosial Pangan Sembako di Kantor Dinas Sosial Klungkung, Rabu (18/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Ni Wayan Sregig (80), asal Desa Tangkas berada di Kantor Dinas Sosial sejak pukul 08.30 WITA.

Wanita berusia lanjut itu sudah berjam-jam lamanya berada di Kantor Dinas Sosial Klungkung, untuk mendapatkan kartu penerima bantuan sosial pangan sembako. 

 " Saya sudah sejak pagi di sini (Kantor Dinas Sosial), tapi sampai siang nama belum juga dipanggil," ungkap Sregig yang tubuhnya sudah tampak membungkuk.

 Perlahan suara pelan terdengar dari mulutnya.

11 Rekomendasi Smartphone Baru Dikisaran Harga Rp 3-5 Juta di Indonesia

Biodata dan Profil Pebulu Tangkis Tontowi Ahmad yang Pensiun Hari Ini, Berikut Catatan Prestasinya

Punya Banyak Toples Tak Terpakai, Jangan Dibuang! Kamu Bisa Menyulapnya Jadi Barang Bermanfaat

 Wanita renta itu meminta tolong untuk dibangunkan oleh warga lainnya.

Ia mengeluh pinggangnya terasa sakit,  karena terlalu lama duduk.

 " Sudah tua seperti ini harus lama antre, pinggang jadi sakit karena lama duduk. Saya tadi diantar cucu saja. Berangkat pagi, tapi sampai siang belum dapat (kartu penerima bantuan sosial pangan sembako)," ungkapnya dengan suara pelan.

 Senin pagi (18/5/2020),  setidaknya ada  ratusan masyarakat Klungkung yang datang ke Dinas Sosial untuk mengambil kartu penerima bantuan sosial pangan sembako.

Mereka harus antre selama berjam-jam untuk menerima kartu tersebut.

 Warga pun terpaksa berkerumun saat menunggu panggilan petugas, meskipun saat ini masih diberlakukan imbauan physical distancing.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved