Corona di Bali

Meski Perekonomian Bali Merosot pada Triwulan I, Pelaku Usaha Optimis Akan Membaik 6–9 Bulan Kedepan

Perekonomian Bali pada triwulan I-2020 terkontraksi sebesar (-1,14) persen, disebabkan menurunnya kinerja pariwisata di tengah pandemi Covid-19

Iliustrasi pertumbuhan ekonomi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR –  Dalam rangka melaksanakan satu diantara tugas di bidang survei serta demi meningkatkan kualitas kajian, dan analisis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mengadakan survei dan liaison kepada responden di wilayah provinsi Bali.

Hal ini merupakan kontribusi Bank Indonesia kepada seluruh stakeholder.

“Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan SURYA (Survei Bicara) yang merupakan kegiatan diseminasi hasil hasil survei Bank Indonsia. Topik diseminasi kali ini adalah perkembangan ekonomi dan dunia usaha  terkait dampak Covid-19,” jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Rabu (20/5/2020).

Perekonomian Bali pada triwulan I-2020 terkontraksi sebesar (-1,14) persen, disebabkan menurunnya kinerja pariwisata di tengah pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia.

Tangani Pasien Covid-19, 110 Tenaga Medis di RSUD Buleleng Diusulkan Terima Insentif dari Kemenkes

Setelah Lebaran, PLN Siap Jalankan Skenario New Normal Hadapi Pandemi Covid-19

Diganjar 12 Tahun Penjara Karena Miliki 99,23 Gram Sabu & 699 Butir Ekstasi, Naryana Belum Bersikap

 “Kinerja beberapa sektor utama pendukung pariwisata mengalami kontraksi pertumbuhan, seperti sektor akamodasi dan makan minum, transportasi serta perdagangan,” katanya.

Lebih lanjut, penurunan kinerja pariwisata tersebut juga berdampak terhadap menurunnya pendapatan masyarakat, yang selanjutnya memengaruhi konsumsi masyarakat.

Pada triwulan I-2020, konsumsi rumah tangga melambat dengan tumbuh 2,9 persen (yoy) dari triwulan sebelumnya yang mampu tumbuh 5,7 persen (yoy).

Kontraksi dalam perekonomian Bali tersebut, juga terkonfirmasi dari beberapa survei yang dilakukan oleh KPwBI Provinsi Bali seperti Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), Survei Konsumen (SK) dan Survei Penjualan Eceran (SPE) serta survei insidentil mengenai kondisi dunia usaha maupun pendapatan masyarakat.

Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) terhadap 129 responden, pada triwulan I – 2020 menunjukkan penurunan dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (-31,9) persen, dibandingkan triwulan IV –2019 yang masih tumbuh 20 persen.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved