Corona di Indonesia

Satu Pasien Covid-19 di Indonesia Bisa Menulari Tiga Orang,Lebih Kuat Penularannya 20 Kali dari SARS

Pemerintah menyiapkan dasar argumentatif dalam menerapkan kebijakan tersebut, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Pixabay
Ilustrasi virus corona covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Pusat sedang merumuskan protokol masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

Pemerintah menyiapkan dasar argumentatif dalam menerapkan kebijakan tersebut, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Sejumlah faktor menjadi pertimbangan dalam menyusun protokol masyarakat tersebut. Salah satunya, penyebaran Covid-19.

"Pertama adalah terkait dengan bagaimana kita tidak menambah penularan atau memperluas penularan, atau kita semaksimalnya mengurangi penularan," kata Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Rabu (20/5/2020).

Pawang Ular: Jangan Pernah Lilitkan Ular Secara Penuh di Leher, Kenali Karakteristiknya

Selama Pelaksanaan PSBB Diprediksi Ada 400.000 Kasus Kehamilan Tak Direncanakan di Indonesia

Strategi Pikat Wisman Australia agar Memilih Bali untuk Berlibur Pasca Pandemi Corona

Menurut Ketua Umum PPP itu, terdapat sebuah metode yang disebut dengan basic produktif number.

Yaitu, angka yang menunjukkan daya tular sebuah virus, bakteri, atau penyakit.

"Misalnya campak itu daya tularnya 12 sampai 18."

"Artinya basic reproduktif number atau yang disingkat dengan R0, atau R-nought, itu campak 12-18, dan dia melalui aerosol."

"Kemudian ada juga misalnya batuk rejan atau perkusis itu 5,5."

"Kemudian kalau kita ingat flu Spanyol pada 100 tahun yang lalu itu 1,4 sampai 2,8."

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved