Corona di Indonesia

Nasib Pemuda di PHK, Pilih Pulang Kampung Hingga Rela Dikarantina di Tengah Hutan

Sesampainya di Kulon Progo, Tyas langsung masuk ke sebuah bangunan besar di tengah hutan suaka margasatwa di Bibis, Hargowilis.

KOMPAS.COM/DANI JULIUS
Wisma Sermo di Kalurahan Hargowilis, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kondisinya rusak dan tak terawat. Bangunan di tengah hutan lindung ini jadi tempat isolasi 3 warga Hargowilis yang mudik atau pulang kampung 

TRIBUN-BALI.COM, KULONPROGO - Berbagai dilakukan cara masyarakat melindungi orang sekitar terhadap penularan virus Corona.

Adalah Tyas Muqori (19) seorang pemuda yang mudik ke Clapar I, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam pengakuannya, ia terpaksa pulang karena kena PHK perusahaan sebagai dampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Sesampainya di Kulon Progo, Tyas langsung masuk ke sebuah bangunan besar di tengah hutan suaka margasatwa di Bibis, Hargowilis.

Ia masuk gedung ini untuk menjalani karantina mandiri sampai dua pekan berikutnya.

“Tidak sempat pulang ke rumah. Saya sudah komunikasi (tahu) sejak di sana. Saya langsung masuk sini,” kata Tyas berbincang dari jarak jauh, Kamis (21/5/2020).

Tyas buruh perusahaan manufaktur yang memproduksi rangka motor. P

Produksi perusahaan berhenti seiring tidak adanya permintaan perusahaan perakit kendaraan.

Banyak karyawan dirumahkan, banyak pula yang PHK.

Tyas salah satu yang kena PHK.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved