Breaking News:

Corona di Bali

Wajib Tes Swab di Bandara Mulai 28 Mei 2020, Pusat Rencanakan Bali Daerah Pertama yang Pulih Corona

Permohonan Gubernur untuk memberlakukan wajib hasil uji swab PCR negatif ini merupakan respon atas rencana pemerintah menjadikan Bali sebagai daerah

Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah wisatawan mancanegara menggunakan masker saat mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Badung, Jumat (31/1/2020). Sebelumnya, WHO telah menetapkan status darurat terhadap virus Corona. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR --  Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, permohonan Gubernur Koster terkait pemberlakuan wajib hasil swab PCR negatif bagi penumpang pesawat ke Bali bukanlah sesuatu yang mengada-ada dan bukan berarti Bali ingin diistimewakan atau diposisikan sebagai daerah yang ekslusif.

Permohonan Gubernur untuk memberlakukan wajib hasil uji swab PCR negatif ini merupakan respon atas rencana pemerintah menjadikan Bali sebagai daerah yang paling pertama pulih dari Covid-19.

"Daerah Bali tentunya mengapresiasi rencana pemerintah.

Namun harus dipahami bahwa itu bukan hal yang mudah, jalan masih panjang dan belum usai," kata Dewa Indra saat mengikuti rapat koordinasi virtual melalui video conference (vicon) yang digelar Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Kamis (21/5).

Oleh sebab itu, katanya, Bali ingin melakukan seleksi yang sangat ketat terhadap mereka yang akan masuk ke Bali, baik itu Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) karena semuanya berpeluang menjadi carrier Covid-19.

“Kita sepakat Bali segera pulih, tapi juga harus sepakat untuk melakukan seleksi ketat terhadap orang yang masuk Bali,” ujar Dewa Indra yang juga selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali itu.

Dewa Indra menambahkan, pemberlakuan wajib hasil swab PCR negatif merupakan bagian dari seleksi ketat yang diupayakan Bali agar tak muncul lagi klaster baru dalam penyebaran Covid-19.

“Uji swab dengan metode PCR merupakan filter yang kuat. Selama ini kita gunakan rapid test, hasilnya tidak memberikan keyakinan penuh.

Mereka yang hasil rapid testnya non reaktif tidak seterusnya tetap negatif Covid-19, ini yang kami evaluasi dan tingkatkan upaya penanganannya,” imbuhnya.

Ia memahami penerapan wajib hasil uji swab PCR negatif bagi penumpang yang turun di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai bukanlah hal yang mudah.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved