Gara-gara Ular Masuk Gardu PLN di Ubud Gianyar, Listrik Padam Hingga Tiga Jam

Seekor ular masuk ke dalam gardu PLN, yang menjadi komponen distribusi listrik dari Desa Peliatan hingga Desa Padangtegal Ubud

Istimewa
Foto ilustrasi gardu PLN 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Keberadaan ular menjadi salah satu hewan yang wajib ditemui saat musim hujan.

Sebab di musim seperti sekarang ini, mereka akan keluar untuk mencari tempat yang hangat.

Namun tidak jarang, upaya mereka mencari tempat teduh ini justru membuat masalah.

Seperti halnya terjadi di Kecamatan Ubud, tepatnya di Banjar Tebesaya, Desa Peliatan hingga Desa Padangtegal,  Sabtu (23/5/2020) malam.

Klasemen Bundesliga, Bayern Muenchen Masih Memimpin dengan Koleksi 61 Poin

Pernah Mengalami Mimpi Jatuh atau Terpeleset ?, Mungkin Anda Mengalami Masalah Psikologi

Pararem Covid-19 dan Sanksi Adat PKM Mulai Dirancang Besok, Ditekankan Pada Sanksi Sosial

Berdasarkan informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu (24/5/2020), seekor ular masuk ke dalam gardu PLN, yang menjadi komponen distribusi listrik dari Desa Peliatan hingga Desa Padangtegal Ubud, Gianyar, Bali.

Begitu masuk ke dalam, gardu tersebut langsung meledak sementara ular langsung mati terpanggang.

Kondisi ini mengakibatkan listrik padam hingga tiga jam.

Warga Banjar Tebesaya, Peliatan, I Nyoman Astana mengatakan, gardu meledak sekitar pukul 20.00 Wita sampai 23.00 Wita.

“Listrik padam setelah ada suara ledakan di gardu. Listrik padam sampai ke Padangtegal. Saat itu saya langsung melapor ke pihak PLN,” ujarnya.

Meskipun listrik padam cukup lama, namun Astana mengatakan, tidak mendengar adanya warga mengeluh.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved