Corona di Bali

Terimbas Pandemi Covid-19, Pengguna Jasa Tol Bali Mandara Turun Drastis Hingga 80 Persen

Padahal biasanya, dalam kondisi normal, jumlah pengguna Tol Bali Mandara sebanyak 50-55 ribu kendaraan per hari.

Tribun Bali/Widyartha Suryawan
Suasana di Tol Bali Mandara, Rabu (13/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sejak adanya pandemi virus corona atau covid-19, jumlah pengguna jasa Tol Bali Mandara mengalami penurunan sebanyak 80 persen per harinya.

Padahal biasanya, dalam kondisi normal, jumlah pengguna Tol Bali Mandara sebanyak 50-55 ribu kendaraan per hari.

Namun semenjak pandemi covid-19, jumlah pengguna tol Bali Mandara hanya 10-15 ribu kendaraan

"Biasanya kalau normal 50 ribu sampai 55 ribu per hari. Sekarang itu karena covid-19 ini turun sekitar 80 persen, 10 sampai 15 ribu kendaraan," kata Humas Jasa Marga Bali Tol, I Putu Gandi Ginarta

TRIBUN WIKI - 8 Fakta Menarik tentang Tol Bali Mandara yang Tak Banyak Diketahui

Jumlah tersebut, kata Gandi, tercatat sejak tanggal 1 April 2020 lalu.

Biasanya, pengguna Tol Bali Mandara lebih banyak kendaraan roda empat.

"Biasanya 55 persen pengguna tol adalah kendaraan roda empat, 45 persen adalah kendaraan roda dua," kata Gandi

Untuk saat ini, pihak JBT belum ada rencana untuk menurunkan tarif masuk tol.

Pun begitu pihak JBT juga belum kampanye untuk menarik jumlah penggunaan tol Bali Mandara.

"Untuk saat ini, kami belum ada upaya untuk meningkatkan penggunaan tol, malah kita ikut kampanye untuk mengurangi aktivitas diluar rumah. Di rumah saja. Untuk lalin belum ada upaya," jelas Gandi

Namun jika situasi sudah kembali normal, Gandi mengatakan JBT bakal membuat sejumlah program untuk meningkatkan kembali penggunaan tol.

"Kalau sudah kembali normal baru kami akan mengatur beberapa program untuk meningkatkan lalin. Tapi untuk saat ini belum," ujarnya

Untuk staf operasional yang bertugas di Tol Bali Mandara, hingga saat ini belum ada pengurangan.

 Tol masih dibuka 24 jam. Seluruh staf telah dibekali dengan masker, dan hand sanitizer.

"Untuk staf tol tidak ada pengurangan sama sekali, tapi kami ada aktivitas jam kerja saja, jelang idul fitri pun kami masih operasikan secara normal, dan kami juga punya posko dan Secara rutin kami juga melakukan penyemprotan disinfektan, juga membekali semua karyawan masker, hand sanitizer," jelas Gandi.(*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved