Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Pakistan: Saya Mendengar Jeritan dari Segala Arah

Muhammad Zubair adalah satu dari dua penumpang selamat setelah pesawat Airbus A 320, dengan sekitar 91

AFP/ASIF HASSAN via KOMPAS.COM
Polisi bantu menyemprotkan air untuk memadamkan api, akibat jatuhnya pesawat Pakistan International Airlines di permukiman Karachi, Jumat (22/5/2020). Lebih dari 100 orang tewas akibat musibah ini. 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang penumpang yang selamat dari pesawat Pakistan International yang jatuh di area perumahan padat di Karachi, Jumat (22/5/2020), menceritakan  dirinya hanya bisa melihat api dan mendengar jeritan dari segala arah.

Muhammad Zubair adalah satu dari dua penumpang selamat setelah pesawat Airbus A 320, dengan sekitar 91 penumpang dan delapan awak jatuh di kawasan permukiman.

Pesawat itu akan mendarat ke Bandara Jinnah Internasional, salah satu bandara tersibuk di Pakistan, saat jatuh di dekat permukiman Model Colony yang berjarak sektiar 3,2 kilometer dari bandara.

Para pejabat setempat memastikan sebanyak 92 orang meninggal, tetapi belum dapat dipastikan apakah korban meninggal adalah penumpang atau warga di perumahan.

Jumlah keseluruhan korban diperkirakan lebih tinggi. Judha Nugraha dari Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan, "KJRI Karachi saat ini sedang mencari informasi dari otoritas setempat mengenai kemungkinan adanya penumpang WNI."

Inilah Enam Fakta Menarik Menjelang Duel Klasik Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen

Update Jumlah Pekerja Bali yang Dirumahkan Capai 71.313 orang, PHK sebanyak 2.570 orang

3.608  Warganet Tandatangani Petisi Bebaskan Tersangka Ngaben Sudaji

Penyebab jatuhnya belum diketahui. Namun, seorang pejabat penerbangan sipil mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pesawat tersebut mungkin tidak sanggup menurunkan roda.

Foto-foto yang beredar di media sosial tampak menunjukkan bekas hangus di bawah kedua mesin, serta tidak ada roda yang terlihat.

Kecelakaan terjadi beberapa hari setelah Pakistan mengizinkan pesawat komersial setelah lockdown virus corona.

Umat Islam Pakistan saat itu tengah menyiapkan menyambut Idul Fitri dan banyak di antara mereka yang mudik.

Bagaimana Muhammad Zubair selamat?

Halaman
1234
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved