Breaking News:

Virus Corona

Tanpa Disadari, Peralatan Make Up Bisa Jadi Media Penularan Virus Corona

Tanpa kita sadari sejumlah peralatan make up bisa menjadi media penularan virus Corona

Editor: Irma Budiarti
Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay
Foto ilustrasi alat make up. 

TRIBUN-BALI.COM - Tanpa kita sadari sejumlah peralatan make up bisa menjadi media penularan virus Corona.

Misalnya saja, lipstik, maskara, dan kosmetik lainnya yang punya potensi membawa Covid-19 karena dipakai sehari-hari.

Alat make up tak jauh berbeda dengan ponsel, uang, kacamata yang sehari-hari begitu dekat dengan kehidupan dan aktivitas kita.

Produk kosmetik yang sering digunakan seperti eyeliner, maskara, dan lipstik juga kontak langsung dengan mata, hidung, dan area mulut, tempat virus dapat dengan mudah masuk.

Menurut dokter kulit bersertifikat dr Adam Mamelak, seperti dilansir HuffPost, saat ini belum ada penelitian yang diterbitkan tentang berapa lama virus dapat hidup di dalam produk kosmetik.

Namun, mengacu pada penelitian yang diterbitkan The New England Journal of Medicine pada April 2020, menunjukkan bahwa virus dapat hidup di permukaan plastik hingga 72 jam.

Untuk itu, kita harus waspada karena ini dapat menimbulkan masalah bagi banyak produk kosmetik di dalam tas make up.

“Tabung plastik rias, botol, dan compact (wadah riasan) dapat menjadi perhatian khusus karena bisa menjadi sarana penularan virus,” kata Mamelak.

Mengingat virus ini dapat hidup di wadah plastik dan logam hingga tiga hari, ada baiknya perlu berhati-hati saat merias wajah dan menyentuh wajah yang bisa menjadi cara yang sangat nyata untuk tertular virus.

Untuk mengurangi risiko dan kekhawatiran tentang make up yang baru dibeli, sebaiknya disimpan terlebih dahulu beberapa hari dan jangan langsung digunakan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved